Lima Hal Yang Perlu Diketahui dari Michael Kors

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 26/09/2018 04:50 WIB
Lima Hal Yang Perlu Diketahui dari Michael Kors Michael Kors dalam New York Fashion Week 2019. (Foto: REUTERS/Shannon Stapleton)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan mode raksasa Michael Kors baru saja mengumumkan aksi korporasi mereka membeli merek 'mahal' asal Italia, Versace. Perusahaan yang berakar pada fashion Amerika yang ikonik, tetapi bermarkas di London, akan membayar US$2,1 miliar untuk Versace.

Aksi ini menandakan niat mereka untuk masuk ke dalam pasar fesyen internasional. Versace bukan perusahaan mode yang pertama kali Kors beli. Tahun lalu, Kors membeli perusahaan mode sepatu ternama Jimmy Choo.

Berikut lima hal yang perlu diketahui tentang Michael Kors:

1. 'Tuan' Kors


Michael Kors telah mendirikan label dengan namanya sendiri pada 1981 setelah putus sekolah mode. Selama 10 tahun, dia adalah seorang juri di acara televisi "Project Runway".
Dari tahun 1997 hingga 2004, ia adalah desainer untuk busana wanita siap pakai di rumah mode Prancis, Celine.
2. Jadikan New York Kiblat Busana

Perusahaan ini mungkin secara resmi berkantor pusat di London, tetapi label ini ditujukan untuk gaya Amerika dalam hal desain, pandangan, dan semangat. Pertunjukan mingguan fashion Michael Kors New York masuk ke dalam daftar teratas.

Tamu undangan fashion show Kors seperti Nicole Kidman, Catherine Zeta-Jones dan Blake Lively.

Siluet busana khas Kors yakni gaya perkotaannya yang bersih seperti yang dikenakan Michelle Obama dalam potret resmi pertamanya sebagai ibu negara dan Melania Trump.

3. Sempat Terjegal Masalah

Sebagai perusahaan bisnis, Kors mengalami pasang surut. Pada 1993 terpaksa mengajukan perlindungan kebangkrutan setelah kehilangan dukungan dari investor.
Tetapi dengan bantuan investasi awal dari LVMH, di mana dia direktur kreatif di Celine, dia meluncurkan kembali dan kembali ke jalurnya.

4. Daya Tarik Masal

Michael Kors adalah label high-end tetapi tidak dalam tingkat kemewahan yang sama dengan seperti Versace.

Tas MK populer di kalangan wanita pekerja, dijual seharga antara US$200 hingga US$600. Sebagian besar daya tarik label berasal dari aksesorisnya seperti tas, gelas, sepatu, dan parfum.
5. Anak Emas Kors

John Idol bergabung dengan Michael Kors pada 2003 dan telah berperan dalam perusahaan go public di New York Stock Exchange pada 2011

Ini telah memimpin ekspansi agresif, sebelum dipaksa untuk mengurangi penjualan yang jatuh dan pada 2017 dengan mengumumkan penutupan 125 toko.

Kors baru mengumumkan hasil fiskal kuartal pertama 2019 pada bulan Agustus. Perusahaan memperkirakan total pendapatan untuk tahun ini pada US$5,12 miliar, termasukUS$580 juta hingga US$590 juta dari Jimmy Choo, naik dibandingkan dengan US$4,7 miliar pada 2017 dan US$$ 800 juta pada 2011.

Pada akhir Juni, perusahaan ini memiliki 1.000 lokasi Michael Kors di seluruh dunia dan lebih dari 252 gerai Jimmy Choo. (age/age)