Jalur Pendakian Gunung Ciremai Masih Dibuka

ANTARA, CNN Indonesia | Rabu, 03/10/2018 11:43 WIB
Jalur Pendakian Gunung Ciremai Masih Dibuka Puncak Gunung Ciremai. (Foto: Fazad Iskandar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai yang berada di Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, masih dibuka untuk aktivitas pendakian.

Kepala Seksi Wilayah I Kuningan TNGC, San Andre Jatmiko, mengatakan jalur pendakian tidak terpengaruh dengan terbakarnya kawasan Taman Nasional Gunung Ceremai (TNGC).

"Kita masih membuka semua jalur pendakian, karena kawasan yang terbakar jauh dari jalur (pendakian)," kata San Andre Jatmiko, seperti yang dikutip dari Antara, Rabu (3/10).



Ia menambahkan untuk daerah atau kawasan TNGC yang terbakar itu lokasinya di bawah sebelah Utara dan Timur, serta tidak mengancam para pendaki.

Dengan kondisi tersebut, ia menambahkan, TNGC belum menutup jalur pendakian. Namun kalau api terus menyala, dan berpotensi membahayakan para pendaki jelas akan ditutup.

Andre mengimbau kepada para pendaki untuk tidak meninggalkan api unggun saat masih menyala, atau membuat api sembarangan yang bisa menyebabkan kebakaran.

"Kami memang selalu mengimbau kepada para pendaki melalui pengelola untuk para pendaki tidak menggunakan api di dalam kawasan Ciremai," lanjutnya.


Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin, mengatakan sudah tiga hari kawasan hutan TNGC terbakar dan api belum dapat dipadamkan, karena sulitnya medan.

"Kebakaran sudah tiga hari, dimana pertama kali api terlihat pada Minggu (30/9) sekitar jam 12.00 WIB dan sampai Selasa (2/10) pukul 19.00 WIB api belum bisa dipadamkan," tambahnya.

Kebakaran kali ini, Agus melanjutkan, sulit dipadamkan karena kondisi lahan yang terbakar itu berbukit dan juga berbatu. Hal ini menyulitkan tim untuk menjangkaunya.

Peristiwa kebakaran diketahui pada Minggu (30/9), sekitar pukul 12 WIB. Api diduga berasal dari kawasan Erpah Cibuntu, lalu menyebar ke atas Arca Saninten, dan terus menyebar ke daerah lain.

Dalam waktu satu bulan ini, kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai sudah tiga kali terbakar.

Kebakaran pertama menghanguskan sekitar 94 hektare, kemudian kebakaran kedua sekitar 9,8 hektare, dan saat ini diperkirakan api sudah melumat sekitar 250 hektare.

(agr)