Tahun Depan Kereta Wisata Indonesia Berfungsi Maksimal

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 04/10/2018 19:15 WIB
Tahun Depan Kereta Wisata Indonesia Berfungsi Maksimal Masinis menjalankan Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Minangkabau Ekspres dari Padang menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM), di Padangpariaman, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam waktu sepuluh tahun terakhir, wajah perkeretaapian Indonesia berangsur membaik. Kesan kumal dan rawan kriminal nyaris tidak lagi ditemui di sepanjang jalur rel yang membentang di nusantara.

Pemerintah Indonesia menyadari betapa pentingnya peran kereta api untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Untuk itu pemerintah memasukkan pembangunan infrastruktur kereta api dalam daftar percepatan proyek strategis nasional hingga tahun 2019.


Targetnya jalur kereta api akan terbangun hingga 3.258 kilometer.

Komisaris PT Kereta Api Indonesia (KAI), Suhono Harso Supangkat, mengatakan alasan pembangunan tersebut karena kereta api merupakan tulang punggung transportasi sekaligus pariwisata di Indonesia.

"Untuk ranah wisata, PT KAI punya anak perusahaan namanya KA Wisata. Saat ini kami sedang mengembangkan platform agar semua moda transportasi bisa terintegrasi," ujar Suhono, saat ditemui usai acara diskusi 'Kebangkitan Kereta Api Nasional' di Jakarta, Kamis (4/10).

"Jadi orang gak cuma door to door tapi door ke destinasi balik lagi ke door. Entah itu naik pesawat, bus, kereta, ojek, semunya nanti akan terintegrasi," lanjutnya.

Demi merealisasikannya, ia melanjutkan, pihak PT KAI akan berkolaborasi dengan industri angkutan yang lainnya.

Terkait rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, untuk menghidupkan beberapa jalur kereta di Jawa Barat, Suhono menuturkan bahwa rencana itu ideal, namun kondisinya ada sejumlah ruas yang sudah digunakan oleh penduduk.

"Ini yang sedang kita pikirkan soal sosialisasinya, pembiayaan, dan pastinya ini akan melibatkan kerjasama antara pemerintah dan swasta," tutur Suhono.

"Jadi nanti kereta api bisa menjadi suatu industri yang menumbuhkan pariwisata. Meskipun sebenarnya tidak hanya pariwisata, karena yang utamanya adalah perekonomian warga sekitar jalur tersebut," lanjutnya.

Empat rute lama yang bakal diaktifkan kembali di Jawa Barat adalah Banjar-Cijulang-Pangandaran-Parigi, Garut-Cikajang, Cikudapateuh (Bandung)-Banjaran-Ciwidey, dan Rancaekek-Tanjungsari.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan daerah-daerah yang dilalui lajur kereta api dinilai bisa tumbuh perekonomiannya karena ada pergerakan orang dan barang dengan aksesbilitas yang semakin mudah.

Ia juga ingin dibangunnya stasiun-stasiun baru di titik-titik wisata, perumahan, ataupun di titik- titik keramaian, untuk memecah kepadatan.

"Saya ingin mengembalikan budaya naik kereta. Saya ingin Jawa Barat seperti Eropa. Masyarakat kemana-mana bisa naik kereta, karena nyaman dan terintegerasi," ujar Emil.

Atas dasar itu, Emil berharap proyek reaktivasi ini pun diharapkan mampu selesai, dan dapat langsung terintegerasi dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

(CNN Indonesia/Timothy Loen)
(agr/ard)