Surya Sahetapy: Jokowi Buat Bahasa Isyarat Diakui Publik

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 09/10/2018 19:48 WIB
Surya Sahetapy: Jokowi Buat Bahasa Isyarat Diakui Publik Presiden RI Joko Widodo saat membuka Asian Para Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (6/10). (CNN Indonesia Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada yang berbeda dari cara Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membuka Asian Para Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (6/10) lalu. Dalam pidato pembukanya, dia memperagakan bahasa isyarat yang lazim digunakan para penyandang tunarungu melalui kedua tangannya.

Aksi Jokowi itu disambut baik oleh para penyandang tunarungu. Aktivis tunarungu, Surya Sahetapy, mengatakan bahwa para penyandang tunarungu terharu dengan bahasa isyarat yang digunakan Jokowi.

"Rasanya Bapak Presiden mengeluarkan kami dari tempat yang 'tersiksa' karena bahasa isyarat dianggap aneh. Alhamdulillah," kata Surya melalui keterangan resminya, Selasa (9/10).



Bagi penyandang tunarungu, kata Surya, hal itu menunjukkan bahwa bahasa isyarat semakin diterima masyarakat luas.

'Mengajari' Jokowi

Kemampuan Jokowi memperagakan bahasa isyarat dalam pembukaan Asian Para Games 2018 itu rupanya tak muncul ujuk-ujuk. Surya adalah sosok berpengaruh di balik aksi tersebut.

Jauh hari sebelumnya, Jokowi berlatih menggunakan bahasa yang biasa digunakan penyandang tunarungu.

Awalnya, Jokowi hanya belajar melalui video yang dikirimkan Surya. Namun, mantan Wali Kota Solo ini tertarik untuk bertemu dan belajar langsung dengan putra dari Dewi Yull ini.

Lihat juga:
Komedi Tunarungu

Surya pun diminta untuk mendampingi Jokowi dalam kunjungannya ke Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (6/10) pagi, sebelum pembukaan Asian Para Games 2018 digelar. Di sana lah Surya melatih Jokowi berbicara dengan menggunakan bahasa isyarat.

Latihan pun dilakoni keduanya hingga Jokowi sukses mempraktikkan bahasa isyarat dalam panggung Asian Para Games 2018 pada Sabtu malam. (chri/asr)