Gaya Pesta Pernikahan Kesukaan Milenial

Tim, CNN Indonesia | Senin, 15/10/2018 18:03 WIB
Gaya Pesta Pernikahan Kesukaan Milenial Ilustrasi pernikahan (StockSnap/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pernikahan adalah salah satu tahap penting dalam kehidupan manusia. Tak heran jika momen sekali dalam seumur hidup kerap dirayakan dengan sangat personal.

Jika sebelumnya pernikahan identik dengan gaun atau kebaya pengantin dan gedung yang mewah, tidak dengan saat ini. Milenial tampaknya tak menyimpan perhatiannya untuk cara-cara resepsi pernikahan yang mereka anggap kuno itu.

Ya, milenial memang selalu punya cara anyar untuk mengekspresikan segala, termasuk salah satunya pernikahan.



Pengantin milenial kini kerap menjadikan platform-platform kreatif seperti Pinterest dan Etsy sebagai referensinya.

Berikut lima tren pernikahan ala milenial.

1. Ruang terbuka ala kafe dan bar
Milenial tak lagi membutuhkan gedung-gedung pertemuan yang mewah. Mereka hanya butuh ruangan outdoor yang bisa mereka sulap menjadi seperti kafe dan bar--tempat mereka biasa menghabiskan waktu.

Mengutip Pop Sugar, resepsi pernikahan berkonsep outdoor itu akan diiringi dengan sederet minuman dan makanan kasual serta lantunan musik kesukaan milenial.

Pilihan makanan, minuman, dan musik yang sangat personal adalah bagian paling penting dalam resepsi pernikahan. Milenial tak segan berinvestasi untuk menghadirkan resepsi unik yang tak akan dilupakan tamu-tamu undangan.


2. Mengenyahkan kursi-kursi tamu
Keberadaan kursi tamu sudah tak penting lagi bagi milenial. Kursi-kursi tamu yang berderet membuat resepsi pernikahan tak berjalan kasual. Pernikahan berubah menjadi sebuah 'ruang publik' tempat orang-orang bersosialisasi.

Dengan konsep seperti itu, sangat dimungkinkan bagi para tamu untuk berkenalan dengan orang-orang baru di resepsi pernikahan.

3. Tak ada seragam untuk bridesmaid
Memberikan kain atau seragam kebaya untuk teman-teman dekat adalah hal yang lumrah dalam sebuah resepsi pernikahan. Seragam itu menjadi penanda orang-orang terdekat pasangan pengantin.

Namun, kini sudah tak zamannya lagi memberikan seragam untuk sahabat dekat. Biarkan sahabat-sahabat dekat Anda berekspresi sesuka mereka. Jika pun mau, Anda hanya tinggal menentukan nuansa warna yang sama untuk busana teman-teman dekat di resepsi pernikahan Anda.


4. Lebih autentik
Milenial senang merayakan pernikahannya dengan cara yang lebih personal.

Mengutip The Independent, milenial biasanya lebih senang merancang resepsi pernikahannya dengan konsep yang menggambarkan jati dirinya.

Tengok saja konsep 'green wedding' yang belakangan muncul. Konsep itu memperlihatkan identitas pengantin yang punya kepedulian terhadap lingkungan.

5. DIY
Milenial disebut sebagai generasi yang senang bereksplorasi. Mereka seolah tak sudi jika pernikahannya digarap oleh orang lain. Mereka takut hasilnya tak sesuai dengan selera.

Untuk mengatasi hal itu, milenial senang membuat resepsi pernikahannya berkonsep do-it-yourself alias DIY. Dengan konsep ini, milenial dapat sesuka hati merancang segala pernak-pernik pernikahannya sesuai selera.

Selain itu, konsep ini juga menjadi wadah kreativitas si pengantin itu sendiri. (asr/chs)