Jangan Lupa Menulis dengan Tangan

CNN Indonesia | Senin, 29/10/2018 07:38 WIB
Jangan Lupa Menulis dengan Tangan Ilustrasi menulis tangan (Raw Pixel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tulisan tangan kini seolah terlupakan di era yang serba digital. Kebiasaan melupakan tulisan tangan ini dapat berdampak buruk pada kemampuan kognisi atau pemahaman berpikir seseorang. Sebab, menulis tangan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir.

"Penelitian menunjukkan, menulis dengan tangan mampu meningkatkan kognisi seseorang. Semakin sering menulis, maka otak semakin sering terasah dan kemampuan berpikir membaik," kata ahli tulisan tangan atau grafolog, Deborah Dewi dalam Post-It Handwriting Workshop di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Deborah mengibaratkan menulis tangan sama seperti otot. Semakin sering berolahraga, otot akan semakin kuat. Begitupun dengan menulis tangan yang dapat memperkuat otak. Hal ini terjadi karena dengan menulis tangan, semua saraf langsung bekerja dan mengirim sinyal ke otak.



"Berbeda dengan mengetik yang hanya melibatkan jari saja. Sedangkan menulis tangan mampu menstimulasi otak dengan kompleks," ucap satu-satunya grafolog Indonesia dengan standar kompetensi yang sudah divalidasi di 83 negara.

Kemampuan berpikir yang meningkat karena menulis tangan ini dapat berdampak baik terhadap berbagai aspek lainnya. Deborah menjelaskan, kemampuan berpikir yang baik dapat membuat seseorang memiliki ingatan yang baik.

Deborah membuktikan hal itu dengan melakukan eksperimen menulis intisari berita dengan mengetik dan menulis tangan saat workshop berlangsung. Hasilnya, para peserta lebih mampu mengingat intisari lebih banyak saat menulis dengan tangan ketimbang saat mengetik di gawai.


Kognisi yang baik juga berpengaruh pada tindakan yang diambil oleh seseorang dan nalar menjadi lebih tajam.

"Efeknya bisa ke mana-mana secara langsung atau tidak langsung, misalnya pekerjaannya lebih produktif, studinya lebih baik. Efeknya signifikan," ujar Deborah.

Di era digital ini, Deborah menyarankan orang untuk tidak melupakan tulisan tangan. Hal itu dapat dilakukan dengan menulis catatan, rencana kegiatan, hingga buku harian. (ptj/asr)


BACA JUGA