Rawan Celaka, Warga AS Minta Hari Halloween Dipindahkan

CNN Indonesia | Rabu, 31/10/2018 19:17 WIB
Rawan Celaka, Warga AS Minta Hari Halloween Dipindahkan ilustrasi Halloween (REUTERS/Jose Luis Gonzalez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Halloween dirayakan setiap tanggal 31 Oktober setiap tahunnya. Di tahun ini, perayaan orang meninggal ini jatuh pada hari Rabu.

Namun di tahun ini, Halloween & Costume Association memulai petisi nasional untuk meminta Gedung Putih memindahkan hari Halloween.

Mereka menuntut pemerintah memindahkan Hari Halloween dari tanggal 31 Oktober ke hari Sabtu terakhir di bulan tersebut.



Petisi tersebut mengklaim bahwa memindahkan tanggal Halloween akan membuat liburan jadi lebih 'aman,' lebih lama, dan bebas stres untuk anak-anak dan orang tua.

Mengutip People, petisi ini dibuka karena banyaknya anak-anak yang berjalan berkeliling rumah tanpa pantauan orang tua. Tak jarang mereka juga kerap berjalan dalam gelap.

Dengan diadakannya petisi untuk memindahkan Halloween ke sabtu akhir bulan diklaim akan membantu menurunkan 3.800 kecelakaan yang terkait Halloween tiap tahunnya.

Tak cuma itu, pemindahan perayaan Halloween ini juga berkaitan dengan akhir pekan para orang tua. Di hari kerja, para orang tua cenderung sibuk dengan pekerjaannya dan tak bisa menjaga anaknya untuk keluar rumah dan meminta permen.

"Sekitar 70 persen orang tua tidak menemani anak-anaknya untuk melakukan trick or treat," tulis petisi tersebut.


"Anda tidak pernah terlalu tua untuk melakukan trick or treat! Ambil kostum dan ambil manfaat baik dari ajang kumpul keluarga ini!"

Beberapa orang tua juga mengungkapkan bahwa memindahkan Halloween ke hari Sabtu juga akan mencegah stres akibat anak-anak yang masih harus sekolah keesokan harinya.

Petisi ini sudah dibuat sejak bulan Juli. Dan sampai saat ini petisi tersebut sudah ditanda tangani sebanya 34 ribu orang.

(chs)