'Sihir' Mi Instan Indonesia Buat Warga Nigeria Sadar Polio

CNN Indonesia | Selasa, 20/11/2018 14:54 WIB
'Sihir' Mi Instan Indonesia Buat Warga Nigeria Sadar Polio Ilustrasi (Diolah dari Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indomie, mi instan asal Indonesia, mencapai popularitasnya di Nigeria. Saking populernya, Indomie bahkan dijadikan cara untuk merajuk warga agar mau melakukan vaksinasi polio.

Solusi cemerlang itu muncul atas kerja sama Pemerintah Bagian Sakoto dengan UNICEF. Mengutip Nigerian Tribune, mereka membuat program untuk mengajak anak-anak di bawah lima tahun melakukan vaksin polio.

Mereka menawarkan paket vaksin polio oral dengan paket Indomie gratis sebagai bonus untuk anak-anak yang mau diimunisasi.


Salah seorang petugas imunisasi, Aliyu Abubakar mengatakan bahwa strategi Indomie ini bekerja lebih baik dari apa yang direncanakan.


Awalnya, pemerintah menargetkan sebanyak 58.813 anak yang mendapatkan vaksin polio. Namun, berkat Indomie, jumlah anak beserta orang tua yang datang justru semakin banyak. Kebanyakan dari mereka mengejar satu pak Indomie.

"Kami bahkan melebihi target harian kami," ujar Abubakar, dikutip dari The Daily Nigerian.

Akibat hasil yang memuaskan ini, mereka berencana untuk memperluas program tersebut ke berbagai wilayah lain.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan imunisasi di Nigeria memang menghadapi banyak kendala. Hal ini dimulai sejak 2003 silam.

Pakar sosiologi kesehatan, Ayodele Samuel Jagede, dalam jurnal PLOS, menyebut bahwa pada kala itu, tiga negara di bagian Nigeria utara memboikot kampanye imunisasi polio.

Sejumlah tokoh mengeluarkan imbauan pada para orang tua untuk tidak membiarkan anak mereka diimunisasi. Mereka percaya bahwa vaksin yang diberikan terkontaminasi dengan agen anti-kesuburan, virus HIV, dan agen kanker.


Padahal, polio menjadi salah satu permasalahan terbesar di Nigeria. Mengutip The Wires, pakar virologi, Oyewale Tomori, mengatakan bahwa pada tahun 2008, negara itu menyumbang 86 persen kasus polio di Benua Afrika.

Namun, secara perlahan, program imunisasi polio di Nigeria berangsur membaik. Pada tahun 2014, Nigeria dihapus sebagai negara endemik polio.

Kendati demikian, belakangan sejumlah kasus polio kembali bermunculan. Hal itu membuat Nigeria menjadi satu-satunya negara di Afrika atau satu dari tiga negara di dunia yang belum berhasil memberantas polio.

Kini, program bonus Indomie dalam vaksin setidaknya memberikan secercah harapan bagi Nigeria untuk memberantas polio. (asr/asr)