Peken Nusantara Sajikan Suasana Bali Tempo Dulu

CNN Indonesia | Senin, 19/11/2018 18:14 WIB
Peken Nusantara Sajikan Suasana Bali Tempo Dulu Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Bali akhirnya meluncurkan destinasi digital Peken Nusantara, dengan menghadirkan sensasi Bali tempo dulu. (Foto: Dok Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Bali meluncurkan destinasi digital Peken Nusantara, dengan menghadirkan sensasi Bali tempo dulu yang berlokasi di Tukad Bindu Denpasar.

Di kawasan itu, pengunjung dapat melepas penat dengan kesejukan alamnya dan jauh dari perangkat modern semisal ponsel cerdas yang dapat menyita waktu.

"GenPI adalah anak muda kreatif bentukan Kementerian Pariwisata yang menjadi leading sector menciptakan destinasi digital. Peken Nusantara adalah salah satu destinasi digital yang kami inisiasi di Tukad Bindu," kata Juragan Peken Nusantara, Diajeng Vayantri Dewi Divianta, Senin (19/11).



Pada peluncuran Peken Nusantara pada Minggu, ada banyak keseruan mulai dari booth kuliner tradisional Bali, penampilan seni, permainan anak tradisional, selfie zone dan pentas musik. Selain itu, ada pula sejumlah lomba seperti lomba foto instagram dan lomba mewarnai untuk anak-anak.

Diajeng menuturkan di dalam Peken Nusantara uang konvensional tidak berlaku, sehingga pengunjung wajib menukarkan uang konvensional dengan uang kepeng untuk belanja.

Tak hanya itu, dia juga menuturkan GenPI juga tengah mengelar lomba foto instagram dengan hadiah total Rp50 juta.

"Temanya destinasi digital. Jadi yang mau mengikuti lomba silakan datang ke destinasi digital GenPI, upload foto keseruannya. Untuk lebih jelas mengenai ketentuan lomba ini informasinya tersedia di akun Instagram GenPI Bali,"katanya.

Sungai Kotor

Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi dan Media Don Kardono sangat mendukung peluncuran destinasi digital Peken Nusantara.

Menurutnya GenPI Bali mampu menghadirkan kreativitas untuk mendukung destinasi yang ada. Sebelumnya, kawasan Tukad Bindu dikenal sebagai sungai kotor, penuh sampah dan lumpur.

"Ini merupakan bukti keseriusan GenPI dalam mendukung pengembangan kepariwisataan. Terlebih destinasi digital GenPI mempunyai standar yang tinggi. Sehingga mampu bersaing dengan destinasi lainnya," katanya.


Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mengapresiasi performa positif yang ditampilkan oleh GenPI Bali. Destinasi digital akan memberikan warna baru bagi pariwisata Bali sekaligus memperbaiki pendapata warga lokal.


(egp/stu)