Salju Menipis Jadi Ancaman Wisata Musim Dingin

CNN Indonesia | Kamis, 29/11/2018 17:51 WIB
Salju Menipis Jadi Ancaman Wisata Musim Dingin Salju yang ada di Lapland tahun ini tidak setebal tahun-tahun sebelumnya. (Lehtikuva/Markku Ulander/via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terletak di wilayah paling utara Finlandia, Lapland merupakan salah satu destinasi wisata yang paling diimpikan di musim dingin. Namun salju yang menipis bisa jadi ancaman bagi destinasi wisata tersebut.

Setiap musim dingin, tumpukan salju yang menimbun di daratan bisa mencapai 20 sampai 30 sentimeter di akhir November. Dengan lokasi berada di lingkar kutub, provinsi ini juga disinari matahari sepanjang hari selama dua bulan setiap tahun.

Selain itu, Lapland juga merupakan destinasi wisata bagi para pengunjung yang ingin bertemu Santa Claus, karakter ikonik di saat Natal.


Melihat keindahan alam dan keunikan yang dimiliki, tak heran Lapland populer dijadikan destinasi wisata di akhir tahun. Sayangnya, keindahan salju pada musim dingin tahun ini tak akan seindah tahun-tahun sebelumnya.

Mengutip Lonely Planet pada Kamis (29/11), perubahan iklim berkat pemanasan global telah mempengaruhi turunnya salju. Biasanya area ini tertutup salju sekitar 175 hari selama setahun.

Cuaca hangat yang tak lazim ditemukan di Lapland dikhawatirkan akan mempengaruhi industri pariwisata. Santa Clause Village di Rovaniemi turut terpengaruh dengan timbunan salju yang hanya mencapai beberapa sentimeter.

"Salju pertama turun di Lapland biasanya pada awal hingga pertengahan Oktober. Namun berdasarkan kondisi cuaca yang ada saat ini, salju yang turun di periode pertama itu sudah meleleh," ucap pakar meteorologi, Ville Siiskonen.

Kendati demikian, Lapland masih optimis meyakinkan wisatawan bahwa Lapland akan tetap jadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Menurut House of Lapland, perubahan cuaca ini justru dapat mendukung kegiatan wisata di luar ruang.

"Kalian bisa menikmati keajaiban malam di kutub, bersantai di tengah kehangatan Finlandia, dan tentu saja Santa Claus akan bertemu dengan tamu-tamunya, " tulis House of Lapland. (fey/ptr)