Tips Wisata di Tengah Aksi Rompi Kuning di Paris

CNN Indonesia | Selasa, 04/12/2018 09:32 WIB
Tips Wisata di Tengah Aksi Rompi Kuning di Paris Pemandangan salah satu pantai di Prancis. (AFP PHOTO / CHARLY TRIBALLEAU)
Jakarta, CNN Indonesia -- Belanja, romantis, Natal dan Tahun Baru, adalah sejumlah kata yang bisa menggambarkan suasana Paris menjelang pergantian tahun. Suasana liburan akhir tahun di Paris biasanya mulai terasa sejak minggu pertama di bulan Desember.

Bukan cuma turis mancanegara, penduduk seantero Prancis juga berbondong-bondong datang untuk menikmati diskon belanja atau sekadar berfoto di kawasan yang sudah dihias sedemikian rupa.

Sayangnya sejak akhir pekan kemarin ibukota Prancis itu sedang didera oleh aksi demo kenaikan harga yang berujung kerusuhan.
 
Kawasan Arc de Triomphe sampai pusat perbelanjaan Grands Magasins disebut mencekam selama aksi kerusuhan yang disertai pembakaran dan penjarahan terjadi.


Cuplikan video, foto dan kabar miring mengenai Paris di media sosial tentu saja membuat calon pelancong di Paris cemas, seperti yang dikatakan oleh ketua asosiasi hotel dan restoran di Paris, Didier Chenet.

Chenet mengatakan kalau aksi demo yang berujung kerusuhan di Paris telah menurunkan omset industri pariwisata sebanyak 20-50 persen.
 
"Kami sangat cemas, pembatalan datang mendadak di masa paling penting dalam pariwisata Paris," kata Chenet seperti yang dikutip dari The Local pada Selasa (4/12).
 
"Aksi ini perlu dihentikan, karena industri pariwisata termasuk hotel dan restoran tidak dapat bertahan satu minggu lagi dari situasi yang sama," lanjutnya.

Selain turis Inggris dan Amerika, pembatalan juga dikhawatirkan dilakukan oleh turis Asia.

Jadi, apa yang harus dilakukan orang-orang yang berencana mengunjungi Paris dalam beberapa minggu ke depan?

[Gambas:Instagram]

Hingga saat ini protes di Paris selalu berlangsung pada hari Sabtu, jadi bisa dibilang hari-hari sebelumnya bakal lebih tenang dan berjalan seperti biasa meski tetap harus waspada akan situasi yang tak bisa diprediksi.

Hal utama yang perlu diperhatikan adalah bahwa turis bukanlah sasaran kemarahan para demonstran, yang justru mengincar pemerintah dan polisi.
 
Perlu diingat juga bahwa masih ada sejumlah kawasan yang tak terdampak kerusuhan, seperti Montmartre, Canal Saint Martin, Left Bank, dan area di sekitar Menara Eiffel dan Notre Dame.
 
Tips wisata bagi yang hendak menginap di kawasan besar dan berpotensi menjadi lokasi aksi demo seperti Champs-Elysees atau Opera, sebaiknya melakukan pembatalan dan mengalihkannya ke hotel lain di kawasan lebih kecil.
 
"Jangan melakukan pembatalan, namun sebaiknya mengganti lokasi yang bakal didatangi atau diinapi. Bisa saja malah untung mendapat potongan harga, kan?" kata David Stoyle, salah satu warga Paris.

[Gambas:Instagram]

(agr/ard)