Qatar Buka Museum Nasional Bentuk Mawar Gurun pada 2019

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 11/12/2018 03:12 WIB
Qatar Buka Museum Nasional Bentuk Mawar Gurun pada 2019 Pemandangan Qatar. (REUTERS/Fadi Al-Assaad)
Jakarta, CNN Indonesia -- Museum nasional yang ditunda-tunda Qatar akhirnya akan dibuka pada Maret 2019.

Dilansir dari AFP, bangunan seluas 52.000 meter persegi di ibukota Doha ini akan menelan biaya pembangunan hingga memiliki biaya US$434 juta.

"Pembukaan museum pasti akan dibuka pada 28 Maret," kata Karen Exell, spesialis pengembangan museum senior.


"Pembukaan ini telah ditunda sebelumnya, kami sudah memiliki dorongan besar tahun lalu dan sangat penting bagi seluruh tim untuk mencapai akhir dari perjalanan ini."
Museum ini dirancang oleh arsitek Perancis Jean Nouvel, yang juga bertanggung jawab atas Louvre Abu Dhabi. Exell, yang menggambarkan proyek itu sebagai proyek yang sangat ambisius mengatakan bahwa desain mawar gurun itu inovatif.

"Ini memberi Jean Nouvel dasar untuk metode baru membangun ruang seni," katanya.

Ketika dibuka, museum akan berisi karya-karya dari seniman lokal, Timur Tengah dan lainnya.
Lebih dari 1,5 kilometer (0.9 mil) ruang galeri akan fokus pada masa lalu Qatar, seperti sejarah perikanan mutiara, serta hadirnya negara Teluk yang kaya energi.

"Ini adalah museum yang menceritakan kisah orang-orang Qatar," kata Sheikha Amna binti Abdulaziz bin Jassim al-Thani, Direktur Museum.

Museum ini akan berisi pameran permanen, audio-visual dan taktil, dan juga berdiri di situs bekas istana keluarga kerajaan al-Thani, yang telah dipugar sebagai bagian dari proyek besar-besaran.

Museum nasional Qatar adalah galeri dan gedung tinggi terbaru yang akan dibangun di wilayah ini dalam beberapa tahun terakhir. Museum Seni Islam Doha telah dibuka pada tahun 2008. Louvre Abu Dhabi dibuka pada bulan November 2017.

Persaingan budaya terjadi pada saat Qatar dan tetangganya terkunci dalam perselisihan diplomatik regional yang memecah belah masing-masing negara. (age/age)