3 Ciri Pria dengan Sperma Sehat

CNN Indonesia | Rabu, 19/12/2018 18:07 WIB
3 Ciri Pria dengan Sperma Sehat Ilustrasi sperma (Istockphoto/BlackJack3D)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sperma sehat adalah impian semua pria. Namun, sayangnya tak ada cara mudah untuk mengukur kualitas sperma hanya dengan melihatnya.

Menemui dokter bisa jadi salah satu cara untuk mengetahui kualitas sperma. Namun, itu tentu tak mudah untuk dilakukan, apalagi mengingat kesibukan sehari-hari yang kian padat.

Namun, Anda tak perlu khawatir. Ada beberapa tanda ilmiah yang menunjukkan bahwa Anda memiliki sperma yang kuat.


Berikut mengutip Men's Health, beberapa ciri sperma sehat dan kuat pada pria.


1. Tubuh ideal
Sejumlah peneliti dari Belanda menemukan bahwa pria dengan lingkar pinggang 40 inci atau lebih besar memiliki konsentrasi sperma yang kuat. Selain itu, pergerakan sperma pada pria dengan lingkar pinggang 40 inci juga terbilang normal.

Kendati demikian, para peneliti belum begitu yakin terhadap penemuan tersebut. Mereka percaya, terlalu besar berat badan--terutama di bagian tengah tubuh seperti perut--dapat mengganggu pelepasan hormon seks, serta produksi dan perkembangan sperma.

2. Wajah kurang maskulin
Sebuah penelitian yang dilakukan di Spanyol dan Finlandia menemukan bahwa pria dengan wajah maskulin--bentuk wajah lebih lebar dan luas--cenderung memiliki kualitas sperma yang lebih rendah daripada pria berwajah sedikit feminim.

Secara sederhana, pria memiliki jumlah energi untuk mencurahkan sumber daya reproduksinya. Energi itu harus didistribusikan ke sejumlah komponen berbeda.


"Jika pria lebih banyak menggunakan sumber dayanya untuk memproduksi sperma, maka dia mungkin lebih sedikit mengeluarkan energinya untuk mengembangkan ciri-ciri seksual pria seperti maskulinitas wajah," ujar penulis studi, Jukka Kekalainen.

3. Nada suara tinggi
Pria dengan nada suara tinggi cenderung memiliki sperma yang lebih baik daripada mereka dengan suara rendah. Hal itu ditemukan dalam sebuah penelitian di University of Western, Australia.

Meski suara rendah dinilai lebih maskulin, namun para peneliti menemukan bahwa mereka dengan suara serak dan rendah memiliki konsentrasi sperma yang lebih rendah saat ejakulasi.

Tingkat testosteron menjadi salah satu penjelasan untuk korelasi yang unik ini. Penulis studi, Leigh Simmons, mengaitkan testosteron dengan fitur wajah maskulin dan nada suara rendah. (asr)