Museum Wadah Bumbu Dapur di Israel

Asri Wulandari, CNN Indonesia | Kamis, 03/01/2019 09:43 WIB
Museum Wadah Bumbu Dapur di Israel Ilustrasi (Anelka/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Koleksi adalah apa saja. Anda bisa saja mengoleksi kaset musisi idola, buku, atau bahkan barang-barang khas dari berbagai penjuru dunia. Namun, bagaimana dengan mengoleksi wadah bumbu-bumbu dapur seperti garam dan merica, misalnya?

Wadah garam dan merica atau yang biasa disebut sebagai shaker itu lah yang dikoleksi oleh Eitan Baron. Koleksi unik itu pula yang membuat banyak orang beramai-ramai mengunjungi kediaman Baron di utara Kota Hadera, Israel.

Melansir Reuters, sekitar 37 ribu pasang dipamerkan di deretan rak yang disusun sedemikian rupa. Tempat berisi koleksi itu sontak menjadi sebuah museum pria 58 tahun ini yang diberi nama Salt & Pepper Museum.



Selain menghadirkan shaker bumbu, di museum ini juga hadir pohon Natal, kursi toilet, gambar berbagai tokoh dalam balutan budaya tradisional, hingga keramik bergambar Ratu Elizabeth beserta anjingnya.

Sebagian besar alat pengocok itu diterimanya dari kolektor lain yang memberinya sumbangan.

Baron memulai koleksinya sejak 2014 lalu. Kini, dia tengah menunggu kedatangan perwakilan Guinness World Records yang dikabarkan bakal segera mengunjungi museumnya.


Baron mendokumentasikan wadah-wadah bumbu yang dimilikinya secara digital. Wadah paling tua berasal dari tahun 1703 silam. Sementara wadah bumbu termahal yang ada di sana bernilai US$17 ribu atau Rp245,4 juta.

"Saya akan berhenti saat koleksi saya mencapai 40 ribu. Saya pikir akan sulit untuk menangani barang sebanyak itu, dan itu lah batasnya," kata Baron. (asr/asr)