Jepang Sulap Gerbong Kereta Serupa 'Ryokan'

CNN Indonesia | Kamis, 03/01/2019 16:18 WIB
Jepang Sulap Gerbong Kereta Serupa 'Ryokan' Kyotrain Garaku. (courtesy of Hankyu Railway)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bisa dipastikan segala hal tentang Jepang selalu menarik, mulai dari kebudayaan, kemajuan teknologi hingga pariwisatanya. Semuanya seakan selalu sukses menjadi magnet bagi para wisatawan.

Salah satu tempat favorit wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Jepang adalah di ryokan alias penginapan tradisional ala Jepang lengkap dengan interior bernuansa bambu dan kayu, alas duduk tikar bambu (tatami), pintu geser (shoji), hingga taman bonsai.

Namun bukan Jepang namanya jika tidak hadir dengan inovasi yang nyeleneh. Kali ini Jepang 'mendirikan' ryokan di dalam kereta yang disebut Kyotrain Garaku.


Mengutip Lonely Planet pada Kamis (3/1), Kyotrain Garaku memiliki desain interior yang menyerupai ryokan sesungguhnya. Bahkan temanya pun dipilih sesuai dengan suasana musim di Jepang.

Setiap gerbong pada kereta ini memiliki empat tema yang berbeda yang terinspirasi dari musim-musim yang ada di Jepang, seperti musim semi, panas, gugur dan salju.

Gerbong musim gugur dominan dengan nuansa daun mapel, sedangkan gerbong musim panas dominan dengan bunga geranium, musim dingin kental dengan nuansa bambu dengan titik salju, dan musim semi tentu saja sakura.

Kereta ini juga dilengkapi fasilitas wi-fi gratis.

Kyotrain Garaku akan segera beroperasi pada Maret 2019 dengan kecepatan tempuh sekitar 45 menit dengan empat pemberhentian, yaitu Karasuma, Katsura, Awaji, dan Juso.

Untuk tarif tiket, Kyotrain Garaku juga menerapkan tarif yang sama dengan kereta lainnya, yakni sekitar 400 yen (atau sekitar Rp55 ribu) per orang.

Namun sayangnya jadwal Kyotrain Garaku masih sangat terbatas, kereta ini hanya pulang pergi empat hari sekali dengan jurusan Kyoto-Osaka.

(dwi/ard)