Pasien pria itu sebelumnya dilaporkan mengalami gejala-gejala serupa dengan Ebola. Dia lalu dilarikan ke sebuah rumah sakit di Uppsala yang berjarak 70 kilometer arah utara dari Stockholm, ibu kota Swedia.
"Pria muda yang memiliki gejala (Ebola), tidak menderita Ebola. Itulah yang ditunjukkan oleh hasil tes," kata perwakilan otoritas kesehatan di Uppsala, dikutip dari AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:FOTO: Wabah Ebola yang Terus Menyerang Kongo |
"Dia datang pagi tadi. Dia muntah darah dan memiliki tinja yang berdarah," kata direktur medis wilayah Uppsala, Mikael Kohler, kepada AFP.
Swedia memiliki satu unit isolasi khusus untuk mengobati pasien dengan penyakit menular seperti Ebola. Unit isolasi itu terletak di rumah sakit di Linkoping University yang berjarak 200 kilometer arah barat daya Stockholm.
Ebola merupakan demam berdarah yang menyebar dengan cepat melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi. Penyakit ini menyebabkan pendarahan internal dan berpotensi kematian.
Lihat juga:Sebanyak Empat Orang Tewas saat Pemilu Kongo |
Wabah Ebola pertama kali muncul di Kongo dan meluas ke negara Afrika lainnya sejak 1976. Hingga saat ini, tercatat Ebola sudah 10 kali mewabah di Kongo. (ptj/asr)