Gedung Kebanggaan Kota New York Bakal Dijual

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 10/01/2019 20:51 WIB
Gedung Kebanggaan Kota New York Bakal Dijual Gedung Chrysler di New York, Amerika Serikat. (REUTERS/Mike Segar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gedung Chrysler, salah satu bangunan paling ikonik di New York, akan dijual oleh pemiliknya, perusahaan investasi Emirati, Mubadala, dan grup real estat Tishman Speyer.

Harga jual belum ditetapkan, namun sumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengkonfirmasi berita mengenai penjualan yang pertama kali diterbitkan oleh The Wall Street Journal.

Bangunan di tengah kota Manhattan, yang dianggap sebagai mahakarya Art Deco, diakuisisi pada tahun 2008 oleh Mubadala yang membayar US$800 juta (sekitar Rp1,1 triliun) untuk kepemilikan 90 persen saham.


Tishman Speyer, yang membeli gedung itu dengan harga US$210-250 juta pada tahun 1997, mempertahankan 10 persen sahamnya.

Tidak ada perusahaan yang mau memberikan komentar mengenai penjualan Gedung Chrysler ketika dihubungi oleh AFP.

Tishman Speyer telah menyewa grup real estat CBRE untuk mengelola penjualan gedung yang berada di persimpangan 42nd Street dan Lexington Avenue ini.

Berita mengenai penjualan gedung ini berembus saat pasar properti di New York, terutama Manhattan, sedang mengalami kesulitan.

Pengembangan lingkungan Hudson Yards, di West Side Manhattan, akan segera selesai, dengan lebih dari 1,6 juta meter persegi ruang kantor dan perumahan baru.

Keberadaan bangunan baru itu telah membuat banyak bangunan tua menurunkan harga jual atau sewanya.

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan pembeli potensial: sepertiga tanah tempat Gedung Chrysler berdiri adalah milik Cooper Union, sebuah universitas swasta.

Pada tahun 1997, Tishman Speyer menegosiasikan sewa jangka panjang dengan universitas yang berjalan hingga tahun 2147.

Kesepakatan itu menyerukan sewa tahunan naik dari US$7,8 juta pada 2017 menjadi US$32,5 juta dari 2019-2027, menurut dokumen yang dilihat oleh AFP.

Nilai tanah sendiri diperkirakan mencapai US$679 juta pada akhir 2017.

Gedung Chrysler, yang dibuka pada tahun 1930, memiliki tinggi 319 meter.

Selama 11 bulan sejak berdiri gedung ini menjadi yang tertinggi di dunia, sebelum dilengserkan oleh Empire State Building yang juga berada di Manhattan.

Gedung ini adalah proyek pribadi untuk Walter Chrysler, pendiri pabrikan mobil yang menyandang namanya, tetapi tak digunakan untuk bisnis mobil.

(ard)