Tips Hindari Mimpi Buruk saat Tidur

CNN Indonesia | Kamis, 17/01/2019 00:20 WIB
Tips Hindari Mimpi Buruk saat Tidur Ilustrasi tidur (iStock/Vera_Petrunina)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tidur nyenyak adalah keinginan setiap orang. Namun, terkadang mimpi buruk menjadi penghambat. Mimpi buruk bisa terjadi pada siapa saja dan hampir sebagian orang pernah mengalaminya.

Mengutip It's Blossom, mimpi buruk kerap terjadi selama fase tidur rapid eye movement (REM). Fase itu merupakan kondisi ketika otot berada dalam posisi lumpuh, mata bergerak dengan cepat, dan otak masih memberikan perintah.

Kendati mimpi buruk banyak menghampiri tidur manusia, ilmuwan masih belum tahu pasti alasan di balik hal tersebut. Mereka percaya bahwa itu adalah hasil dari cara otak mengelola pikiran bawah sadar.


Selain itu, para peneliti juga percaya bahwa apa yang dilakukan di siang hari berkontribusi ke dalam munculnya mimpi buruk.

Anda perlu mengubah apa yang biasa dilakukan sepanjang hari hingga waktu tidur tiba. Berikut kiat-kiat yang bisa Anda lakukan agar mimpi buruk tak menghampiri.

1. Renungan sebelum tidur
Stres dan kecemasan memengaruhi cara Anda tidur dan bermimpi. Keduanya bisa memicu mimpi buruk.

Sebuah studi menemukan, atlet Jerman lebih cenderung melaporkan mimpi menyedihkan sebelum suatu peristiwa besar terjadi. Seseorang biasanya akan kekurangan waktu tidur ketika tengah khawatir tentang sesuatu yang terjadi pada hari berikutnya.

Untuk menghindarinya, Anda bisa menjernihkan pikiran dan rileks sebelum tidur. Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan meditasi malam hari.

2. Ciptakan ruang setenang mungkin
Kondisi tempat dan kamar tidur sangat memengaruhi mimpi. Secara tidak sadar, kondisi kamar yang berantakan akan membuat anda berpikir negatif. Untuk itu, ciptakan ruang yang bersih untuk membuat Anda lebih rileks dan bahagia.

3. Gunakan pengharum bantal beraroma mawar
Apa yang Anda cium akan memengaruhi mimpi. Sebuah penelitian di Jerman mencoba menaruh bau telur busuk dan mawar ke dalam kamar. Hasilnya, orang yang mencium bau telur busuk melaporkan mimpi buruk. Sebaliknya, orang yang mencium aroma mawar dilaporkan mengalami mimpi yang indah.

Dengan begitu, Anda bisa menyemprotkan aroma mawar atau lavender yang menenangkan di kasur.

4. Periksa obat Anda
Jika Anda mengalami mimpi buruk setelah rutin mengonsumsi obat, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter. Beberapa obat dan zat-zat lainnya memiliki efek psikedelik pada seseorang yang dapat memengaruhi mimpi mereka.

American Sleep mencatat, obat yang memengaruhi neurotransmitter dapat berkontribusi pada mimpi buruk yang Anda alami, termasuk obat antidepresan, narkotika, dan obat penenang.

5. Jangan ngemil sebelum tidur
Sebuah studi menemukan, tidur dengan perut kenyang mampu memicu gelombang otak yang mendorong timbulnya mimpi buruk. Cobalah untuk menghindari makan dalam waktu satu jam sebelum Anda tidur.

6. Hindari menonton hal-hal menakutkan sebelum tidur
Hindari hal-hal yang menegangkan sebelum Anda tidur, seperti menonton film horor. Terkadang ini dapat menyebabkan stres dan kecemasan yang ujung-ujungnya menimbulkan mimpi buruk.

7. Hindari mencatat hal-hal buruk
Menulis catatan harian baik untuk kesehatan mental. Namun, akan lebih baik jika Anda menuliskan hal-hal positif dalam catatan harian sebelum tidur.

Anda tak perlu mencatat pengalaman-pengalaman menyebalkan sepanjang hari. Pasalnya, hal-hal negatif ini bisa terbawa hingga tidur.

8. Suhu ruangan harus seimbang
Suhu ruangan berpengaruh terhadap kualitas tidur. Para ahli menyebut, suhu paling tepat untuk tidur berkisar pada 18-20 derajat Celcius.

Suhu yang terlalu panas atau dingin akan membuat Anda gelisah, merasa tak nyaman, dan dapat menyebabkan insomnia. Anda bisa mengatur suhu yang seimbang ini saat tidur.

9. Yoga atau berolahraga setiap hari
Agar tidak stres dan cemas, cobalah melakukan yoga atau berolahraga setiap hari. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga melepaskan endorfin yang membuat Anda merasa lebih bahagia dan tenang. Anda bisa melakukannya kapan saja dan tidak harus pada malam hari sebelum tidur.

10. Analisis mimpi Anda
Mimpi tak hanya sekadar lewat. Mimpi juga harus dianalisis. Mengutip Bustle, Anda perlu memikirkan mimpi saat terbangun. Anda juga perlu menganalisis apakah mimpi itu ada hubungannya dengan Anda atau tidak.

Kebiasaan ini dapat membantu Anda berhenti memikirkan hal negatif dan lebih memikirkan hal lain yang lebih baik.

11. Hindari layar 30 menit sebelum tidur
Melihat layar gawai, televisi, atau komputer sebelum tidur akan mengacaukan siklus tidur. Anda akan sulit tidur dan merasa gelisah.

Sebaiknya, 30 menit sebelum tidur, Anda mulai membaca buku (bukan e-book), mengobrol, atau yang lainnya.

12. Tidak mengonsumsi makanan cepat saji
Sebuah penelitian menemukan, mengonsumsi makanan cepat saji sebelum tidur dapat memicu lebih banyak gelombang otak yang menyebabkan 7 dari 10 orang mengalami mimpi buruk saat tidur.

13. Tidur dalam keadaan gelap
Cahaya dapat memengaruhi tidur. Usahakan kamar dalam keadaan gelap agar Anda lebih rileks dan tidur dengan nyenyak.

Jika tak terbiasa dengan ruangan gelap, Anda juga bisa mengenakan masker untuk mata. Dengan masker, lampu bisa tetap menyala tanpa harus masuk ke mata. Cara ini akan membuat Anda terhindar dari mimpi buruk. (ims/asr)