Cegah Gigitan Nyamuk DBD dengan Corak Zebra

CNN Indonesia | Rabu, 23/01/2019 11:53 WIB
Cegah Gigitan Nyamuk DBD dengan Corak Zebra Ilustrasi zebra (AFP PHOTO / TONY KARUMBA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bukan tanpa alasan zebra memiliki corak belang hitam putih. Belang hitam putih merupakan kamuflase dari kulit asli zebra yang berwarna hitam. Kamuflase ini berguna untuk melindungi zebra dari serangga penghisap darah, termasuk gigitan nyamuk.

Penelitian terbaru menunjukkan, corak belang hitam putih ampuh melindungi manusia dari gigitan serangga, termasuk nyamuk yang merupakan kelas serangga order Diptera.

Studi anyar ini menemukan, orang dengan corak belang seperti pada suku pedalaman di Afrika, Australia, dan Papua Nugini yang melukis tubuhnya, dapat melindungi diri dari gigitan serangga penghisap darah yang banyak hidup di daerah tersebut.


Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Royal Society Open Science ini dilakukan oleh tim peneliti dari Eotvos Lorand University, Hongaria. Mereka melakukan serangkaian eksperimen untuk membuktikan hal ini.

Mereka melapisi beberapa maneken dengan warna yang berbeda seperti meniru kulit gelap, warna kulit cerah, dan cokelat gelap dengan belang putih. Maneken itu lalu diberikan lem di sekujur tubuhnya. Peneliti menempatkan maneken itu di padang rumput di Hongaria selama empat pekan.

Di akhir eksperimen, peneliti menghitung jumlah serangga yang menempel di maneken itu. Hasilnya, serangga paling sedikit menempel di maneken dengan belang putih, lalu kulit cerah, dan paling banyak di kulit gelap.

Maneken dengan kulit gelap menarik perhatian serangga 10 kali lebih banyak dari pada maneken belang putih. Sedangkan kulit cerah menarik perhatian serangga dua kali lipat dibandingkan kulit belang putih.

"Kami menemukan bahwa daya tarik untuk serangga pada model tubuh manusia coklat gelap menurun secara signifikan jika dicat dengan garis-garis putih yang digunakan dalam lukisan tubuh (pada suku di Afrika dan Australia)," tulis peneliti, dikutip dari CNN.

Peneliti lalu menyimpulkan, warna belang itu dapat berujung pada iritasi kulit dan penularan penyakit yang lebih rendah dari gigitan serangga.

Jika tak memungkinkan untuk melukis wajah seperti orang di suku pedalaman, Anda bisa menyiasatinya melalui pakaian yang dikenakan. Hindari memakai warna baju gelap agar terbebas dari gigitan nyamuk. Tips ini dapat digunakan untuk mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang memasuki fase waspada di DKI Jakarta.

"Jangan gunakan pakaian berwarna hitam atau gelap. Anda harus memilih warna-warna terang, putih, atau krem," kata profesor zoologi di Lund University, Susanne Åkesson kepada CNN.

Anda juga harus menghindari pakaian yang berbahan reflektif lantaran dapat menarik perhatian nyamuk karena mirip seperti air, tempat nyamuk bertelur. (ptj/asr)




BACA JUGA