Curhatan Ryan Ogilvy Saat Dandani Caitlyn Jenner di Indonesia

CNN Indonesia | Rabu, 23/01/2019 13:44 WIB
Curhatan Ryan Ogilvy Saat Dandani Caitlyn Jenner di Indonesia Caitlyn Jenner (REUTERS/Danny Moloshok)
Jakarta, CNN Indonesia -- Siapa yang tak kenal keluarga Kardashian? Mulai dari Kim yang terkenal karena produk kecantikannya hingga sang adik Kendall yang melang melintang di dunia model. Namun ada satu nama yang tak mungkin terlewat yakni ayah mereka, William Bruce Jenner yang kini resmi bernama Caitlyn Jenner. 

Caitlyn Jenner juga tak kalah populer dengan anggota keluarga lainnya. Tak cuma jadi bintang televisi, Caitlyn Jenner juga gemar jalan-jalan. Baru-baru ini publik dihebohkan dengan kehadirannya ke Indonesia.

Namun yang tak kalah heboh adalah penata rias Ryan Ogilvy yang berkesempatan mendandani mantan suami Kris Kardashian ini. 



"Saya enggak nyangka euforianya bakal seseru ini, bakal heboh," ujar Ryan bersemangat saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Rabu (23/1). 

Cerita berawal dari manajemen Caitlyn menghubungi tim manajemen Ryan. Mereka meminta Ryan untuk menjadi make up artist selama proses pengambilan gambar film dokumenter di daerah Magelang, Jawa Tengah. Meski Senin (21/1) masih masuk dalam waktu liburan, Ryan memutuskan untuk mengambil pekerjaan ini. 

Namun Ryan tak langsung percaya. Saat diberitahu bahwa dirinya akan mendandani Caitlyn Jenner, ia kembali memastikan bahwa ini adalah Caitlyn Jenner Kardashian.

"Footage kirim ke sana, profil, dan dia langsung oke. Paling ya ngasih perbedaan harga kalau di Jakarta sekian, Magelang sekian, karena kan hitungannya sudah luar kota," papar Ryan. 

"Padahal mah kalau gretongan (gratis-red) sejujurnya mau."

Sebelum hari pengambilan gambar, mereka tak sempat bertemu atau melakukan briefing. Keesokan harinya tepat pukul 06.00 WIB, Caitlyn tiba dan mereka pun berkenalan. Ryan berkata Caitlyn tak memiliki permintaan khusus untuk tampilannya. 

"No, it's on you, up to you," kata dia menirukan ucapan Caitlyn. 

Sekitar 10 sampai 15 menit pertama setelah bertemu, Ryan belum mulai beraksi. Karena bertepatan dengan jam sarapan, mereka masih 'berisik' mengharapkan ada secangkir kopi.

Proses merias wajah pun diselingi dengan minum kopi, ngobrol dan sesekali menyuap roti. 

Tak melewatkan momen untuk mendandani Caitlyn Jenner, seperti biasanya, Ryan juga mengabadikan hasil polesannya pada Caitlyn dengan ponsel dan kameranya.

Caitlyn memperbolehkan Ryan mengambil gambar atau video timelapse.


"Dia bilang lakuin saja yang kamu suka," imbuh Ryan. 

[Gambas:Instagram]

Setelah selesai, mereka pun mengambil gambar bersama di dekat meja rias. 'Amazing job', pujian ini dilontarkan oleh Caitlyn. 

"Dia enggak komplain, enggak ngaca lagi, langsung berdiri ganti baju. (Amazing job) buat saya, ini mau basa-basi atau bukan, itu pujian besar. Saya melukis dan dihargai," ujarnya. 

Antinorak

Saat proses pengambilan gambar, Ryan diharuskan untuk mengikuti Caitlyn. Ia harus memastikan wajah sang artis selalu 'on' di depan kamera. 

Kesempatan memperbaiki riasan dan kamera berhenti mereka ia manfaatkan untuk berbincang dengan Caitlyn. 

"Saya cerita tentang Indonesia, dia harus ke Bali, Sumba, Raja Ampat. Tapi dia setelah syuting harus kembali ke Los Angeles," tuturnya. 

Sebenarnya, kesempatan untuk ngobrol, mengambil gambar atau bahkan mengambil video untuk Instagram Story sangat terbuka lebar. Apalagi di mata Ryan, Caitlyn adalah orang yang menyenangkan, baik dan simpel.

Namun Ryan urung dan lebih memilih menikmati momennya bersama Caitlyn. 

"Saya enggak mau heboh-heboh gitu. Seperlunya saja. Kesempatan ada banget, cuma saya mau jaga (nama Indonesia). Hello, Indonesia enggak senorak itu," katanya terkekeh. 


Tantangan mendandani bule lansia

Ryan bercerita dirinya tak menemui kesulitan berarti saat merias Caitlyn. Sebelum merias, ia telah melakukan riset wajah lewat internet. Ia pun tak keluar dari gaya riasan yang flawless, natural, beauty dan looking fresh. 

Kulit orang Barat alias bule cenderung fair white atau putih pucat. Agar tampak segar, Ryan memilih foundation yang mengarah ke warna pink, bukan kuning atau gelap seperti untuk kulit Asia. 

Pertimbangan berikutnya ialah Caitlyn tak lagi muda sehingga kulit usia tua jadi tantangan tersendiri. Ryan pun memilih produk riasan yang 'ramah' untuk kulit lansia. 

"Saya enggak pakai kuas atau sponge, skin to skin (dengan jari) agar lebih natural," katanya. 

Walau awalnya cukup deg-degan merias Caitlyn, lama-kelamaan ia pun terbiasa. Ini juga berkat pengalamannya mendandani model-model bule di ajang mode serta orang tua pengantin (mother of the bride) yang jadi kliennya. 

"Tantangan saya bukan karena dia Caitlyn Jenner, (tantangannya) karena dia awalnya dari (gender) laki-laki ke perempuan, dia usianya 50 tahun ke atas dan dia bule. Gimana merias sehingga jadi segar tanpa mengubah dia," ucapnya.

(els/chs)