Komitmen Produsen Minuman Bersoda Kurangi Sampah Plastik

CNN Indonesia | Jumat, 25/01/2019 09:22 WIB
Komitmen Produsen Minuman Bersoda Kurangi Sampah Plastik Ilustrasi Coca Cola (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Coca Cola dan Pepsi berjanji bakal mengurangi sampah plastik secara signifikan. Limbah pencemar lingkungan itu dijanjikan akan berkurang drastis pada 2030 mendatang.

Hal itu disampaikan pemimpin kedua perusahaan dalam panel diskusi mengenai penggunaan plastik dalam industri di Forum Ekonomi Dunia bersama dengan Pemimpin Dow Chemical, Jim Fitterling.

Coca Cola, Pepsi, dan Dow Chemical diketahui merupakan bagian dari gerakan Allience to End Plastic Waste yang diumumkan pada pertengahan Januari 2019 oleh sekitar 30 perusahaan multinasional.


"Melalui sistem, kami akan mengurangi jumlah plastik. Baik dalam minuman atau bisnis makanan ringan kami," ujar CEO Pepsi, Ramon Laguarta, melansir AFP.

Laguarta optimistis mampu menyelesaikan masalah polusi plastik pada 2030 mendatang.

Hal senada disampaikan CEO Coca Cola, Ramon Quincey. Dia mengklaim bahwa komitmen bersama kelompok tersebut telah menunjukkan manfaat. "Ada negara-negara di mana kita telah menyelesaikan masalah," ujarnya.

"Yang jelas, kita harus menghentikan kebiasaan mengemas minuman dengan botol plastik," tegas Quincey.

Alliance to End Plastic Waste berjanji bakal menyumbangkan US$1 miliar untuk mengelola limbah plastik dan mencari solusi untuk penggunaan plastik bekas.

Sekitar 8 juta ton sampah plastik dibuang ke lautan setiap tahunnya. Sejumlah pakar mengatakan, plastik mengisi 80 persen sampah yang ada di laut. Kebanyakan dari mereka merupakan plastik belanja dan botol minuman plastik sekali pakai. (asr/asr)