Polling: 44 Persen Pengendara Pakai Ponsel untuk Akses GPS

CNN Indonesia | Minggu, 03/02/2019 12:21 WIB
Polling: 44 Persen Pengendara Pakai Ponsel untuk Akses GPS Ilustrasi (REUTERS/Nir Elias).
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak dimungkiri kalau telepon genggam sudah jadi bagian tak lagi bisa dipisahkan dari gaya hidup sehari-hari.

Tak cuma saat sedang bersantai, telepon genggam juga masih sering dipakai jelang tidur bahkan sampai saat berkendara.

Meski sudah dilarang untuk memakai telepon genggam saat berkendara, namun sampai saat ini masih banyak pengendara yang memakai ponselnya.



Larangan penggunaan GPS pada ponsel telah ramah menjadi perbincangan di tengah masyarakat sejak 2018. Mengacu pada Pasal 106 Ayat 1 dan Pasal 283 UU 22 Tahun 2009 mengenai Lalu lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang berbunyi:

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam 155 Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu."

Dalam ayat 1 menjelaskan penggunaan aplikasi GPS pada ponsel sangat berbahaya yang potensi menimbulkan kecelakaan.

Korps Lalu Lintas Polri saat itu sempat menyatakan penggunaan GPS saat mengemudi diperbolehkan jadi alat bantu dengan syarat pengemudi mengikuti arahan aplikasi tersebut melalui navigasi suara, dan tidak terpaku pada layar ponsel.

Namun kenyataannya, sampai saat ini ada banyak alasan mengapa ponsel menjadi salah satu benda yang masih dipakai saat berkendara.


Namun, telepon genggam yang dipakai saat berkendara ini ternyata tak selalu dipakai untuk menjawab telepon. Berdasarkan polling yang dilakukan CNNIndonesia.com via Twitter terhadap 499 responden, hanya 4 persen saja yang memakai telepon untuk menjawab panggilan sembari berkendara.

Sedangkan sembilan persen lainnya yaitu sembilan persen responden memakainya untuk membalas pesan singkat atau chat.

Seiring dengan telepon genggam yang sudah semakin pintar dan memiliki beragam fungsi di dalamnya, banyak orang yang memilih memakai ponsel pintarnya untuk fungsi lain.

Sekitar 44 persen orang Indonesia menggunakan ponsel saat berkendara karena ingin menggunakan GPS.

Sedangkan sekitar 43 persen lainnya memakai ponsel untuk mendengarkan musik. (chs/chs)