Keunikan Karakter Kota Hanoi versus Ho Chi Minh City

CNN Indonesia | Selasa, 26/02/2019 15:37 WIB
Keunikan Karakter Kota Hanoi versus Ho Chi Minh City Gedung Opera di Hanoi, Vietnam. (REUTERS/Kham)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nama Hanoi sedang menjadi sorotan dunia, setelah ibu kota Vietnam itu dipilih sebagai lokasi pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un.

Sebelum di Hanoi, keduanya telah melakukan pertemuan perdana di Singapura.

Jauh sebelum disorot dunia karena menjadi lokasi pertemuan Trump dan Jong-un, Hanoi sudah lebih dulu populer di kalangan turis, terutama yang memiliki konsep liburan backpacking. Alasannya kota ini menawarkan gaya hidup yang berbiaya murah.


Selain Hanoi, Vietnam juga punya kawasan lain yang populer jadi destinasi wisata, yakni Ho Chi Minh City.

Terpisahkan jarak sekitar seribu kilometer dari utara ke selatan, Hanoi dan Ho Chi Minh City memiliki karakter yang berbeda.

Hanoi terasa lebih tenang sementara Ho Chi Minh City lebih modern karena sempat menjadi basis militer pasukan militer AS.

Jika memiliki pertimbangan wisata sejarah dan budaya, kedua kota sama-sama menawarkan hal yang menarik. Ada banyak gereja dan bangunan peninggalan penjajah Prancis di sini.

Dikutip dari Rough Guides, Ho Chi Minh City memiliki lebih banyak taman bermain ketimbang Hanoi. Jadi jika ingin seru-seruan naik rollercoaster, maka Ho Chi Minh City adalah destinasi yang tepat.

Bagi yang ingin merasakan keteduhan, Cong Vien Van Hoa Park dan Botanical Garden di Ho Chi Minh City bisa didatangi.

Jika ingin keluar masuk galeri seni, Hanoi adalah tempat yang cocok. Jangan lupa juga untuk menikmati suasana serba hijau di Danau Hoan Kiem.

Karena sangat menjunjung budaya, perilaku masyarakat Hanoi juga terbilang lebih santun. Sedangkan masyarakat di Ho Chi Minh City yang lama terpapar perilaku Amerika terbilang lebih ekspresif.

[Gambas:Instagram]

Untuk urusan perut, baik Hanoi dan Ho Chi Minh City merupakan destinasi wisata kuliner yang seru. Banyak ditemukan jajanan kaki lima atau restoran mewah di kedua kota ini.

Hanoi menjadi rumah bagi menu pho (sup), sementara Ho Chi Minh City lebih menjadi pusat makanan pencuci mulut serba manis.

Penampakan kafe dan bar juga banyak terlihat di kedua kota ini. Di Hanoi lebih banyak bar sedangkan di Ho Chi Minh City lebih banyak kedai kopi.

[Gambas:Instagram]

Bagi yang mencari kehidupan malam, Ho Chi Minh City menawarkan keriaan yang lebih larut malam ketimbang Hanoi. Pilihan tempatnya juga lebih banyak di sini, mulai dari bar sampai kelab malam.

Kawasan De Tham menjadi pusat hiburan malam turis backpacker di Ho Chi Minh City.

Keriaan malam di Hanoi hanya berpusat di Old Quarter. Masyarakat lokal dan turis sama-sama duduk menikmati minuman alkohol murah di bar bersuasana rumahan yang buka di sela-sela gangnya. Bagi yang tak ingin kongko dengan dandanan terlalu rapi, maka Hanoi adalah tempatnya.

Ada lebih banyak produk lokal di Hanoi ketimbang di Ho Chi Minh City. Produk yang dijual di sini mulai dari kerajinan tangan kayu, kain sutera sampai perhiasan. Sudut pasar di Old Quarter bisa didatangi untuk mencari barang-barang ini.

Sementara itu Ho Chi Minh City menjadi pusat belanja serba murah dan terbilang massal. Bagi yang siap memborong oleh-oleh silakan datang ke Pasar Ben Thanh atau kawasan Dong Khoi.

[Gambas:Video CNN]

(agr/ard)