Etika Meninggalkan Kamar Hotel

CNN Indonesia | Jumat, 22/03/2019 13:29 WIB
Etika Meninggalkan Kamar Hotel Ilustrasi. (Istockphoto/DragonImages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Layanan dan fasilitas hotel menjadi pertimbangan utama saat melakukan perjalanan wisata. Karena sudah merasa membayar mahal, tamu tentu saja menginginkan pengalaman menginap yang terbaik. Tapi tak banyak tamu yang paham etika saat meninggalkan hotel.

Mengutip Life Hacker, Kamis (21/3), berikut adalah beberapa etika yang perlu diperhatikan sebelum meninggalkan kamar hotel.

Matikan lampu, pendingin udara dan tutup keran

Walau sudah tidak dipakai lagi, meninggalkan kamar dalam keadaan lampu dan pendingin udara yang menyala serta keran yang masih mengalirkan air bukanlah tindakan yang ramah energi.

Melipat handuk

Handuk adalah salah satu kelebihan yang hanya dimiliki hotel, biasanya hotel berbintang akan menyediakan handuk dalam berbagai ukuran untuk beragam keperluan.


Etika setelah menggunakan handuk hotel adalah menggulungnya dan meletakkannya di keranjang pakaian kotor, bukan melemparnya di lantai kamar.

Memberikan tip

Orang yang bekerja di bidang jasa, seperti hotel, biasanya menjadikan tip sebagai pemasukan tambahannya.

Tip tidak hanya diberikan setelah barang-barang diantar oleh petugas hotel, namun meninggalkan uang di atas wastafel atau di atas kasur sebagai apresiasi bagi petugas yang membersihkan kamar adalah salah satu etika yang sering diabaikan. 

Besarnya tip memang tidak ada patokan, karena kriteria layak atau tidak berada di tangan pengunjung.

Membuat kamar sedikit rapi

Meskipun ada petugas kebersihan hotel yang berkewajiban membuat rapi kamar hotel, namun tindakan kecil yang bisa dilakukan sendiri seperti merapikan kasur hingga meletakkan handuk kotor di salam keranjang pakaian kotor adalah etika yang tepat untuk dilakukan sebelum meninggalkan kamar hotel.

[Gambas:Video CNN] (agr/ard)