Merayakan Matahari di Khatulistiwa ala Meksiko Kuno

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 22/03/2019 18:15 WIB
Merayakan Matahari di Khatulistiwa ala Meksiko Kuno Piramida di Chichen Itza, Meksiko. (Dok. Wikimedia/Dschwen (CC BY-SA 4.0))
Jakarta, CNN Indonesia -- Ribuan orang dengan pakaian serba putih memadati area piramida di Meksiko pada Kamis (21/3) untuk menikmati fenomena matahari musim semi yang dipercaya dapat menghangatkan jiwa dan raga.

Tepat di hari itu matahari bersinar lebih istimewa, karena berada tepat di atas garis khatulistiwa. Bagi penduduk asli Meksiko, fenomena ini patut dirayakan sekaligus disyukuri.

Penduduk Meksiko kuno berpatokan dengan matahari untuk membangun tempat tinggal, tempat ibadah, sampai kebun. Salah satunya Piramida Kukulkan yang berada di kota kuno Chichen Itza.


Saat fenomena matahari di atas garis khatulistiwa berlangsung, sinar yang jatuh ke piramida membentuk tujuh segitiga yang menyerupai ular sedang menuruni tangga.

Arsitektur yang bertema sama juga ada di Semenanjung Yukatan, tepatnya di Kuil Seven Dolls yang berada di Dzibilchaltun.

Ketika fenomena terjadi, matahari bersinar sejajar dengan pintu utama, sehingga cahayanya langsung menerangi seluruh ruangan dalam bangunan.

Sekelompok penari dengan pakaian tradisional ikut memeriahkan berlangsungnya fenomena langit itu. Selain di Piramida Kukulkan, perayaan juga digelar di Piramida Teotihuacan.

Bukan cuma warga lokal, turis juga ikut menikmati jalannya perayaan yang digelar, terutama turis yang menggemari arsitektur dan fotografi.

Pemberkatan yang dilakukan selama fenomena matahari di atas garis khatulistiwa terjadi. (HUGO BORGES / AFP)

Tak sedikit yang mengeluarkan kamera untuk selfie.

"'Teotihuacan' memiliki arti tempat manusia menjadi Tuhan, jadi kami datang ke sini untuk mengingat kembali hal tersebut sebagai inspirasi hidup," kata Alfonso Martinez (53), salah satu penduduk Meksiko yang sengaja datang dari Veracruz.

Senada dengannya, Silvia Torres (71) mengaku datang untuk menyirami diri dengan energi spiritual nenek moyangnya.

"Datang ke sini membuat saya merasa banyak energi dan kekuatan," katanya.

"Sebagai makhluk hidup kita semua adalah energi. Saya percaya bisa menularkan energi baik ini," kata pengunjung lainnya, Erick Gonzalez (37).

[Gambas:Video CNN]
(ard)