Hutan Warkesi, Wisata Alam Tersembunyi di Raja Ampat

ANTARA, CNN Indonesia | Senin, 25/03/2019 11:57 WIB
Hutan Warkesi, Wisata Alam Tersembunyi di Raja Ampat Burung Cendrawasih adalah penghuni utama di kawasan Hutan Warkesi, Kabupaten Raja Ampat. (Foto: Dok. Kementerian Pariwisata)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wisatawan mancanegara (wisman), khususnya para pencinta alam, yang pernah berkunjung ke Indonesia pasti akan mengagumi keindahan alam dan keramahan penduduknya.

Namun dari sekian banyak destinasi wisata alam di Indonesia, belum banyak wisman yang menyambangi hutan Pulau Waigeo, khususnya kawasan Hutan Warkesi, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Kawasan Hutan Warkesi merupakan salah satu kawasan hutan di Pulau Waigeo yang dikagumi wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara. Kawasan hutan itu dinilai oleh wisatawan sebagai kawasan hutan ramah burung, karena sangat banyak Burung Cenderawasih.


Untuk menjangkau Hutan Warkesi, wisatawan bisa menggunakan ojek dan mobil dengan jarak tempuh 25 menit dari Waisai, ibu kota Raja Ampat.

Penjaga kawasan Hutan Warkesi, Orgenes Manggaprou, mengatakan setiap wisatawan yang berkunjung ke kawasan Hutan Warkesi pasti mengagumi keindahannya.

Dia mengatakan pekan lalu ada enam orang wisatawan asal Thailand yang berkunjung ke kawasan Hutan Warkesi dan mereka sangat kagum melihat Burung Cenderawasih menari.

"Wisatawan fotografer Thailand tersebut berjam-jam di dalam kawasan hutan di Pulau Waigeo mengambil gambar Burung Cenderawasih menari," ujar Orgenes, seperti yang dikutip dari Antara, Senin (25/3).

Menurutnya hutan yang masih asli dan Burung Cenderawasih, adalah daya tarik utama untuk wisatawan yang berkunjung ke Hutan Warkesi.

"Kunjungan wisatawan adalah sumber penghasilan masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan hidup (masyarakat setempat)," katanya.

"Untuk itu masyarakat pun menjaga kawasan tersebut dari aktivitas penebangan pohon secara liar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga alamnya tetap terjaga dan Burung Cenderawasih tidak berpindah tempat," tambah dia.

[Gambas:Video CNN] (agr)