Kota-kota Besar Paling Berpolusi di Eropa

CNN Indonesia | Rabu, 03/04/2019 08:07 WIB
Polusi udara juga menjadi salah satu momok menakutkan bagi sebagian besar kota besar di Eropa. Di kota mana saja yang punya polusi paling pekat? ilustrasi polusi udara di Korea Selatan (AP Photo/Ahn Young-joon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jakarta bukan satu-satunya tempat yang dikeluhkan punya masalah dengan polusi udara.

Sebaliknya, polusi udara juga menjadi salah satu momok menakutkan bagi sebagian besar kota besar di Eropa. Kota-kota besar dilanda kemacetan lalu lintas, dikepung daerah utama penghasil batu bara sampai industri berat lainnya.

Gunung titik polusi udara Eropa terlihat jelas dari luar angkasa di hari yang cerah.


Di Eropa, banyak orang tinggal dan bekerja di tempat yang punya tingkat polusi udara jauh di atas ambang batas maksimum yang direkomendasikan WHO.


Sama seperti di daerah lainnya, kepadatan dan jenis polutan bervariasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal ini menyulitkan untuk memilih satu tempat tertentu yang paling berpolusi atau punya kualitas udara paling kotor.

Mengutip AFP, sekalipun demikian, ada beberapa tempat yang menjadi hotspot alias kota dengan kualitas udara terkotor berdasarkan jenis polutannya.

1. Lembah Po Italia
Dalam peta yang dibuat oleh Badan Lingkungan Eropa (EEA) Lembah Po Italia ditutupi oleh noda pecemaran yang luas. Banyak kota di lembah ini memiliki konsentrasi partikel mikroskopis berbahaya tertinggi di Eropa dengan diameter kurang dari 2,5 mikron dan dikenal sebagai PM2,5.

PM2,5 adalah penyebab kematian dini di Eropa. Jumlahnya bahkan mencapai sekitar 391 ribu orang pada 2016. Di Italia saja mencapai 60 ribu orang. Menurut Air Quality Life Index, tinggal di Lembah Po bisa memangkas setengah tahun dari harapan hidup seseorang.

2. Polandia
Bintik gelap polusi udara lainnya terdapat di Polandia Selatan. Pasalnya di bagian ini, terdapat pembangkit listrik tenaga batu bara dan pembakaran kayu.
Krakow adalah kota paling padat di benua itu pada 2016 dengan konsentrasi tahunan rata-rata 38mcg/m3, di atas Katowice.

Angka EAA 2016 juga menunjukkan bahwa Krakow dan Katowice juga melebihi batas tahunan nitrogen dioksida (NO2) dan ozon yang direkomendasikan.


3. Sofia di Bulgaria
Menurut Greenpeace, Sofia di Bulgaria memiliki tingkat partikulat PM2,5 tertinggi di Eropa pada 2018. Kota ini menempati urutan 21 di antara semua kota besar di dunia.

4. Kota-kota lain
Dikonfirmasi melalui angka EAA di 2016, hot spot polusi udara adalah Warsawa, Bukares, Nicosia, Praha, Bratislava, Budapest, Paris, dan Wina.

Banyaknya kota yang tercemar di Eropa terkait dengan penggunaan batubara untuk menghasilkan listrik. Di Eropa Barat banyak kota yang memiliki level NO2 di atas standar Uni Eropa.

(AFP/chs)