Wanita AS Hidup 99 Tahun dengan Organ Dalam 'Berantakan'

CNN Indonesia | Rabu, 10/04/2019 10:43 WIB
Wanita AS Hidup 99 Tahun dengan Organ Dalam 'Berantakan' ilustrasi operasi (Istockphoto/gorodenkoff)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rose Marie Bentley kini sudah tenang di surga. Dia meninggal dalam usia yang cukup panjang 99 tahun.

Namun seandainya dia masih hidup, barangkali Bentley akan terkejut.

Pasalnya, semua organ tubuhnya berada di lokasi yang tak seharusnya di dalam tubuhnya. Semua posisinya 'berantakan' tanpa diketahuinya.


Pascakematiannya pada 2017, jenazahnya didonasikan untuk keperluan penelitian. Baru pada 2018, Warren Nielsen, mahasiswa kedokteran dan empat teman sekelasnya menyiapkan mayat di laboratorium pembedahan di Oregon Health and Science University di Portland.


Mereka pun menemukan bahwa tubuh Bentley ini istimewa. Dia memiliki kondisi yang disebut situs inversus dengan levocardia. Organ tubuh sebagian besar terbalik seperti bercermin. 

"Saya pikir keanehan yang ada di dalam tubuhnya ini hanya terjadi satu banding 50juta orang. Saya pikir kami tak akan pernah melupakan ini," ujar Cameron Walker, asisten profesor yang mengajar kelas dasar anatomi klinis dikutip dari CNN (8/4). 

Tubuh istimewa Bentley pun tak pelak mengundang kebingungan Nielsen dan teman sekelasnya. Mereka diberi tugas membuka rongga dada. Mereka menganggap organ jantung kehilangan pembuluh darah besar yang biasanya ada di sisi kanan. 

"Di mana vena cava inferior (pembuluh balik besar bawah)? Apakah kita melewatkannya? Apakah kita gila? Dan mereka (profesor) memutar mata mereka, seperti, bagaimana para siswa ini kehilangan organ besar," kata Nielsen. 

"Ya Tuhan, ini benar-benar terbalik."


Biasanya tubuh punya pembuluh vena besar yang mengikuti sisi kanan kolom vertebrata, melengkung di bawah hati. Sedangkan Bentley memiliki vena cava di sisi kiri. 

Tak hanya itu, biasanya perut atau lambung berada di sisi kiri, sedangkan ini sebaliknya.

"Organ hati yang biasanya di sebelah kanan, sebagian besar berada di sebelah kiri. Limpanya ada di sisi kanan, padahal normalnya di kiri. Dan kemudian sisa saluran pencernaannya, usus besarnya yang naik juga terbalik," kata Walker. 

Mengapa ini bisa terjadi? Walker mengatakan situs invertus dengan levocardia timbul kemungkinan antara 30 dan 45 hari saat kehamilan. Tak ada yang tahu penyebabnya. 

Kondisi demikian terjadi hanya pada satu dari 22ribu bayi. Kebanyakan kasus diikuti dengan penyakit jantung kongenital. Kelainan jantung membuat 5-13 persen bayi yang hidup hingga usia 5 tahun. Dilaporkan hanya satu anak 13 tahun dan orang dewasa 73 tahun yang bisa bertahan hidup paling lama. 

Akan tetapi Bentley tidak mengalami kelainan jantung sehingga faktor ini berkontribusi pada usianya yang panjang. 

Patti Helmig, anak tertua Bentley juga menuturkan hal serupa. Sang ibu tidak memiliki keluhan apapun kecuali heartburn kronis. Ginger Robbins, anak ketiga Bentley menambahkan bahwa ibunya selalu sehat bahkan dia adalah perenang ulung. 

Keputusan untuk mendonasikan tubuhnya dimulai dari sang suami, Jim Bentley. Louise Allee, anak bungsu Bentley berkata ibunya menganggap donasi tubuh atau organ merupakan hal yang menakjubkan. 


"Ada puisi yang ditemukan ayah dan itu tentang donasi organ tubuh. Anda tahu, 'memberikan mata saya untuk pria yang tidak pernah bisa melihat matahari terbit dan semacamnya. Dia selalu menunjukkan puisi itu. Itu sangat penting untuknya," kata Allee. 

Anak-anak Bentley pun terkejut saat mengetahui tubuh ibu mereka begitu istimewa dan langka. 

"Dia mungkin berpikir ini lucu," ujar Robbin.

"Dia akan tersenyum lebar," imbuh Allee. (els/chs)