Ladang Bunga Tulip di Belanda Jadi Korban Turis

CNN Indonesia | Senin, 29/04/2019 13:19 WIB
Ladang Bunga Tulip di Belanda Jadi Korban Turis Ilustrasi. (Foto: Dok Wikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Meskipun sudah berkali-kali imbauan untuk menjadi wisatawan yang bertanggungjawab digaungkan, namun oknum yang memiliki tingkat kesadaran rendah akan tetap eksis di seluruh penjuru dunia.

Usai ladang bunga poppy di California, Amerika Serikat, dirusak oleh wisatawan yang tidak bertanggungjawab kini kabar menyedihkan datang dari hamparan bunga tulip di Belanda.

Kebanyakan kerusakan itu dikarenakan aktivitas swafoto (selfie) yang kerap mengabaikan imbauan, hanya demi foto bagus semata.


Seorang pemilik ladang tulip di Belanda, Simon Pennings, menuturkan banyak turis yang ingin selfie rela menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan foto yang mereka inginkan.

"Aktivitas itu sebenarnya cukup membuat kami (petani tulip) menjadi khawatir, karena jumlah wisatawan bisa mencapai ratusan. Hal itu jelas menjadi rawan bagi kebun kami," ujar Pennings, seperti yang dikutip dari CNN Travel, Senin (29/4).

Menurutnya salah satu penyebab kerusakan ladang bunga tulip itu adalah keinginan turis untuk membuat adegan tiduran di tengah hamparan bunga.

Kerugian yang diakibatkan oleh ulah wisatawan yang tidak bertanggungjawab itu, Pennings melanjutkan, diperkirakan bisa mencapai angka 10 ribu euro (atau sekitar Rp158 juta).

"Hal ini harus segera diubah," ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Kementerian Pariwisata Belanda menganjurkan turis untuk lebih menghormati aturan. Mereka dianjurkan agar tidak mengendap-endap hanya untuk mendapatkan foto yang bagus untuk memberi makan akun instagram mereka.

Meskipun fotografi adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari pariwisata, namun etika untuk menghormati orang di tempat wisata tetap harus diutamakan.

[Gambas:Video CNN] (agr)