Mengutip Antara, langkah pertama yang harus dilakukan yakni masyarakat dipastikan tidak mencuci daging kurban agar lebih awet saat disimpan. Daging yang sudah dicuci cenderung mudah tercemar bakteri apabila tidak segera diolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyimpan daging dalam potongan kecil juga menghindarkan penurunan kualitas daging yang disimpan dalam potongan besar. Daging yang dipotong-potong dan disimpan dengan baik bisa bertahan hingga satu bulan
Namun, Sugeng memberi catatan untuk daging yang kotor terkena debu atau pasir saat dipotong. Khusus untuk kondisi ini, sebaiknya masyarakat segera mengolah daging tersebut.
Lihat juga:Menilik 3 Plastik Kresek Ramah Lingkungan |
"Tempat untuk penyembelihan dan pemotongan diupayakan dalam kondisi yang bersih sehingga daging yang diterima warga pun dalam kondisi yang bersih," kata Sugeng.
Sementara untuk limbah sisa pemotongan hewan kurban, Sugeng mengatakan sebaiknya takmir masjid membuat tempat khusus agar tidak mencemari lingkungan. Khusus untuk jeroan hewan kurban, ia juga mengimbau masyarakat tidak mencucinya menggunakan air mengalir dan dibuat penampungan untuk limbah. (evn)