Melihat Atraksi Wisata Baru di Tambrauw

ANTARA, CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 12:47 WIB
Melihat Atraksi Wisata Baru di Tambrauw Ilustrasi. (Foto: Dok. Kementerian Pariwisata)
Jakarta, CNN Indonesia -- Masyarakat Kampung Bano, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat, baru saja membuat spot foto di atas gunung bagi wisatawan asing maupun domestik yang berkunjung ke sana.

Letak spot foto di ujung kampung dengan pemandangan hutan yang hijau ditutupi awan, diharapkan menjadi tempat persinggahan favorit bagi wisatawan yang berkunjung ibukota Kabupaten Tambrauw.

Seorang pemuda Kampung Bano, Isak, mengatakan spot foto di gunung Kampung Bano memiliki pemandangan yang sangat indah dan selama ini menjadi tempat foto bagi setiap orang saat melintas menuju Fef ibukota Kabupaten Tambrauw.


Menurutnya spot foto di gunung Kampung Bano disiapkan oleh masyarakat secara swadaya. Sayangnya belum ada infrastruktur yang memadai bagi wisatawan di spot foto tersebut.

Masyarakat setempat juga belum memikirkan perkara retribusi bagi pengunjung.

Ia menambahkan dalam waktu dekat masyarakat akan membangun sejumlah sarana seperti pondok tempat istirahat, menara untuk foto, dan MCK.

"Kalau sarana tersebut sudah dibangun di spot foto tersebut barulah masyarakat menarik retribusi dari setiap orang yang berkunjung ke tempat tersebut," ujarnya.

Selain itu, ada beberapa objek wisata unggulan di tempat ini yakni Air Terjun Anenderat, Air Panas War Aremi, dan Bukit Sontiri.

Ketiganya terletak di distrik berbeda. Air Terjun Anenderat terletak di Distrik Miyah, sedangkan Air Panas War Aremi dan Bukit Sontiri terletak di Distrik Kebar.

Untuk mencapai lokasi Bukit Sontiri dan Air Panas War Aremi, diperlukan perjalanan kurang dari 30 menit dari Mess Kebar, tempat penginapan milik Pemda setempat.

Sedangkan untuk menuju ke Distrik Kebar, wisatawan harus menempuh 4-5 jam perjalanan dari Sorong.

Waktu terbaik mengunjungi Bukit Sontiri adalah pagi hari. Di sinilah pengunjung bisa merasakan keindahan alam ciptaan Tuhan yang begitu indah.

[Gambas:Video CNN] (agr)