Vila Kaca 'Black Mirror' Buka Pintu untuk Tamu

CNN Indonesia | Senin, 10/06/2019 02:24 WIB
Vila Kaca 'Black Mirror' Buka Pintu untuk Tamu La Casa del Desierto. (Screenshot via www.yourgreatindoors.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Serial bertema fiksi ilmiah dystopian Black Mirror kembali merilis musim terbarunya pada tahun ini. Salah satu episode yang digemari oleh penonton ialah Smithereens.

Episode 'Smithereens' merupakan episode pertama dari tiga episode yang dirilis Black Mirror dalam musim terbarunya.

Episode yang dibintangi oleh aktor Andrew Scott (Fleabag, Sherlock) dan Topher Grace (That 70's Show, Spider-Man 3) ini berkisah mengenai rasa benci akan media sosial.



Selain berlokasi di London dan Kent, episode ini juga berlokasi syuting di gurun pasir Gorafe, Granada, Spanyol, yang merupakan tempat vila berdinding kaca dibangun.

Vila yang dibangun atas rancangan Guardian Glass dan OFIS Architects ini memang terlihat apik, karena tamu bisa memandang keindahan alam di sekelilingnya dengan bebas tanpa penghalang.

Bernama La Casa del Desierto, vila seluas 20 meter persegi ini juga destinasi populer bagi tamu yang ingin berwisata astronomi.


Dikutip dari Lonely Planet pada Minggu (9/6), walau terlihat kecil dan terbuka di tengah alam bebas, namun tamu di vila ini bisa tetap merasakan suasana mewah layaknya hotel berbintang dengan arsitektur dan dekorasi yang kekinian.

Bukan cuma tim produksi Black Mirror saja yang terpesona dengan vila kaca ini. Sebelumnya sejumlah pemotretan majalah fesyen dan video musik juga telah dilakukan di sini.

Musim terbaru Black Mirror juga menampilkan Miley Cyrus dalam episode berjudul 'Rachel, Jack, dan Ashley Too'.

Episode itu menceritakan tentang seorang bintang pop terkenal, Ashley (diperankan Cyrus) yang menjual merchandise berupa robot Al bernama Ashley Too. Robot itu semacam Alexa dengan rambut merah muda dan memiliki pikiran sendiri.

Tampil di sebuah acara TV, seorang gadis yang kesepian bernama Rachel (Angourie Rice) menonton dengan penuh perhatian ketika Ashley memperkenalkan boneka itu. Ashley berusaha mengingatkan para penggemarnya bahwa, "sangat penting untuk menjadi yang kau inginkan."

Ucapan itu lantas memotivasi Rachel untuk memiliki boneka Ashley Too sebagai temannya. Namun hal itu justru berubah menjadi petaka. Meski digambarkan menjadi bintang pop ternama, Ashley ternyata tidak sesempurna yang ditampilkan.

Ashley yang seperti terhubung dengan robot itu seolah tak bisa mengendalikan diri saat merasa tertekan. Robot yang semula diciptakan untuk mendorong penggemarnya mencintai diri sendiri pun berubah menjadi sebuah ancaman.


[Gambas:Youtube]

(ard/ard)