Vaping Dalam Pesawat, Penumpang Dilarang Terbang Seumur Hidup

CNN Indonesia | Senin, 10/06/2019 19:28 WIB
Vaping Dalam Pesawat, Penumpang Dilarang Terbang Seumur Hidup Ilustrasi. (CNNIndonesia/Artho Viando)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemandangan merokok di dalam pesawat terbang memang sering terlihat dalam film-film bertema 70an atau 80an. Namun saat ini, merokok merupakan kegiatan yang dilarang. Begitu juga dengan merokok elektrik (vaping).

Namun penerbangan yang panjang nampaknya membuat seorang penumpang maskapai Spirit Airlines nekat merokok di dalam pesawat yang sedang terbang dari Detroit ke New Orleans, Amerika Serikat.

Dikutip dari CNN Travel pada Senin (10/6), penumpang pria berusia 30 tahun itu ketahuan vaping di kamar mandi pesawat.



Kelakuan tak terpuji sang penumpang diketahui oleh pramugari penerbangan bernomor Flight NK 985 itu.

Pramugari memergoki sang penumpang vaping dan mengembuskan asapnya ke dalam kantong kertas.

Saat pesawat mendarat di Bandara Internasional Louis Armstrong New Orleans, sang penumpang langsung diciduk pihak berwajib.


Awalnya ia mengelak dengan alasan tak mengetahui bahwa vaping dilarang di dalam pesawat.

Penumpang asal Florida itu tak ditahan namun ia dilarang terbang seumur hidup menggunakan Spirit Airlines.

"Perusahaan itu milik swasta, jadi mereka berhak melarang penumpang naik yang dirasa dapat meresahkan penerbangan," kata pihak kepolisian.

Ternyata bukan cuma vaping yang membuat sang penumpang dianggap meresahkan. Penumpang lain juga melaporkan kepada pihak maskapai bahwa dirinya mabuk-mabukkan sepanjang penerbangan--kegiatan yang juga terlarang.

Bukan cuma Spirit Airlines yang pernah kena masalah akibat vaping. Maskapai Air China juga pernah mengalaminya.

Pada Juli 2018 diberitakan kalau co-pilot maskapai salah memencet tombol non-aktif pendingin udara setelah vaping.

Akibatnya pesawat sempat turun mendadak dari ketinggian hingga 6.000 meter dan mengaktifkan alarm darurat dan menurunkan masker oksigen di bangku penumpang.


[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)