Mengeksplorasi Bangunan Tua di Dubai

CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 13:38 WIB
Mengeksplorasi Bangunan Tua di Dubai Dubai museum, salah satu bangunan tertua yang dirawat. (Foto: RABIH MOGHRABI / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebagai destinasi wisata kelas dunia, Dubai rupanya memiliki warisan sekaligus visi yang luar biasa dalam ranah arsitektur.

Tidak mengherankan jika kota ini menjelma sebagai rumah bagi beberapa bangunan yang menakjubkan. Bisa dikatakan liburan ke Dubai tanpa mengamati arsitekturnya adalah hal sia-sia.

Sejarah arsitektur di Dubai yang mengagumkan ini, sudah dimulai sejak berabad-abad silam.


Jika memiliki kesempatan menjelajahi lingkungan Old Dubai, maka dipastikan akan menemukan bangunan-bangunan yang membangkitkan gambaran awal mula kota yang sederhana sebagai desa nelayan.

Mengutip rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (19/6), pada zaman dulu untuk mengatasi suhu panas, jalan di kawasan Al Fahidi Historical Neighborhood dibuat sangat sempit.

Bangunan di sana dipisahkan oleh gang-gang kecil atau 'Sikka', hal ini bertujuan untuk menciptakan terowongan angin yang menurunkan suhu jalanan dan memberikan keteduhan.

Tak hanya itu saja, arsitektur Dubai berkembang sesuai dengan zaman. Berikut adalah sisa-sisa arsitektur tua yang masih ada di Dubai dan dirawat dengan baik.

Al Fahidi Historical Neighbourhood
Saksikan sepotong kehidupan tradisional di Old Dubai ketika mengunjungi distrik ini yang terletak di sepanjang Dubai Creek.

Tak hanya itu saja, pengunjung juga bisa mendapatkan pengetahuan lebih banyak mengenai budaya dan adat istiadat Dubai di Sheikh Mohammed Centre for Cultural Understanding (SMCCU), yang berlokasi di sebuah rumah menara angin yang dipugar dengan indah.

Dubai Museum
Museum ini bertempat di Al Fahidi Fort, bangunan tertua yang ada di kota ini, dan menampilkan galeri yang menciptakan kembali rumah-rumah bersejarah setempat, masjid, pasar, perkebunan kurma, padang pasir, hingga kehidupan pesisir Dubai kuno.

Al Shindagha District
Di tepi sungai yang ada di tengah kawsan ini, pengunjung akan melihat sejumlah bangunan tua di distrik Al Shindagha yakni kediaman resmi Sheikh Saeed Al Maktoum, kakek dari Penguasa Dubai saat ini.

Hatta
Terletak di pusat Pegunungan Hajar sekitar 100 km dari kota utama, Hatta Heritage Village menawarkan wawasan unik tentang kehidupan pegunungan tradisional di UEA, sejak 3.000 tahun yang lalu.

Kawasan yang berada di tengah-tengah perbatasan Oman dan Dubai ini adalah surga kebudayaan, yang tepat untuk menghabiskan hari.

[Gambas:Video CNN] (agr)