Cara Bercerai dengan Damai Tanpa Membenci Sang Mantan

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 27/06/2019 12:05 WIB
Cara Bercerai dengan Damai Tanpa Membenci Sang Mantan Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/Ferrantraite)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktor Korea Selatan Song Joong-ki menggugat cerai istrinya Song Hye-kyo. Kabar ini menghebohkan dunia hiburan internasional lantaran pasangan yang terkenal dengan julukan Song-Song Couple ini baru saja menikah akhir tahun 2017.

Joong Ki mengaku tak ingin ada perselisihan dalam perceraiannya dengan Hye Kyo. Ia ingin perceraian ini berlangsung dengan damai.

Perceraian yang damai, tanpa membenci mantan suami atau istri sangat mungkin dilakukan. Berikut beberapa hal yang mesti dilakukan agar bercerai dengan damai tanpa membenci dan berselisih.


1. Bercerai tetap bisa melibatkan kasih sayang
Meski sudah tak ada lagi rasa cinta, coba ingat kembali saat-saat terindah dengan pasangan. Ini dapat membantu untuk menerima perceraian dengan kasih sayang.

"Orang yang kita nikahi, bukanlah orang yang kita ceraikan karena setiap orang berubah. Walaupun tak lagi bersama, tanamkan kasih sayang untuk menghargai satu sama lain dan menjaga agar hal-hal tetap stabil seperti untuk mengurus anak," kata pengacara perceraian Nicole Sodoma, dikutip dari The Independent.

2. Jangan emosional
Jangan biarkan diri terkungkung dengan emosi yang membuncah. Membiarkan amarah, kesedihan, dan pengkhianatan hanya akan memperpanjang proses perceraian, mengeluarkan finansial yang lebih banyak, dan tentunya menguras emosi.

"Perceraian adalah proses transisi, ia akan menciptakan pergolakan. Penting untuk mengelola emosi dan memahami setiap tantangan," kata pelatih perceraian bersertifikasi Kiri Maponya.

3. Putuskan soal keuangan dan anak
Saat memutuskan untuk bercerai, selesaikan masalah yang menyangkut finansial dan juga hak asuh anak sesegera mungkin. Suami istri yang bercerai dapat menentukan pembagian harta gono-gini secara adil dengan bantuan hukum. Begitu pun dengan hak asuh anak.

Buatlah keputusan dengan pikiran yang jernih dan terima-lah keputusan dengan lapang dada.

4. Hindari pergi ke pengadilan
Menghindari datang ke pengadilan dan menyerahkannya kepada pengacara dapat menjadi jalan menuju perceraian yang damai. Pengadilan juga menyediakan beberapa opsi jika tidak mencapai kesepakatan untuk menghindari litigasi, yakni mediasi dan arbitrasi.

Keduanya melibatkan pihak ketiga yang netral seperti mediator yang akan membantu mengambilkan keputusan.

5. Jangan terpengaruh opini orang lain
Jangan membiarkan orang lain seperti teman atau bahkan netizen untuk mempengaruhi opini Anda. Pertimbangkan segala sesuatunya berdasarkan pengetahuan Anda, bukan orang lain.

Mendengarkan pendapat orang lain justru hanya akan memperkeruh suasana dan tak dapat mewujudkan perceraian damai.

[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)