Akibat Kabut Tebal Penerbangan di Bandara Sydney Terganggu

CNN Indonesia | Sabtu, 29/06/2019 10:33 WIB
Akibat Kabut Tebal Penerbangan di Bandara Sydney Terganggu Kabut di Sydney pada Sabtu (29/6) pagi. (REUTERS/Stephen Coates)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabut tebal menyebabkan penundaan dan pembatalan di pusat penerbangan internasional tersibuk di Australia, Bandara Sydney, pada Sabtu (29/6) pagi.

Ada 10 pembatalan penerbangan domestik dan penundaan penerbangan internasional, kata juru bicara Bandara Sydney pada pukul 08.00 waktu setempat.


Sementara kabut telah terangkat pada siang hari, penundaan hingga satu jam untuk penerbangan internasional dan domestik terus berlanjut, kata juru bicara bandara.


Wisatawan diminta untuk memeriksa waktu keberangkatan dengan maskapai penerbangan mereka.

Seorang juru bicara Qantas mengatakan maskapai itu memiliki empat pengalihan penerbangan dan penundaan kecil tetapi tidak ada pembatalan internasional.

Virgin Australia mengatakan mereka memiliki empat pembatalan karena kabut dan menyarankan penumpang memeriksa status penerbangan online mereka untuk informasi tentang penerbangan mereka.

"Masih ada penundaan yang diharapkan sepanjang hari," kata juru bicara Virgin kepada Reuters.

Hingga saat berita ini diterbitkan, belum diketahui lebih lanjut penyebab terjadinya kabut tebal di Australia.


Jika Negara Kanguru sedang mengalami fenomena kabut, maka sejumlah dataran tinggi di Indonesia sedang mengalami fenomena dingin ekstrem.

Suhu dingin yang ekstrem beberapa diantaranya melanda Dataran Tinggi Dieng dan Gunung Lawu, yang tercatat mengalami suhu minus 9 derajat Celcius.

Para turis yang ingin berkunjung untuk menikmati suasana bak film animasi Frozen di sana diharapkan berhati-hati dengan ancaman hipotermia dan licinnya medan pendakian.


[Gambas:Video CNN]

(REUTERS/ard)