Rayakan Dua Abad, Regent Street Gelar Festival Tahunan

CNN Indonesia | Kamis, 18/07/2019 14:58 WIB
Rayakan Dua Abad, Regent Street Gelar Festival Tahunan Regent Street di London, Inggris. (Istockphoto/marcduf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kawasan belanja terkemuka, Regent Street di London, Inggris, tahun ini memperingati ulang tahun ke-200.

Dalam rangka merayakan dua abad eksistensinya, Regent Street menggelar festival musim panas bertajuk 'Summer Street 2019' pada Minggu (14/7).

Mulai dari permainan anak-anak sampai bazaar kuliner digelar di sepanjang jalanan yang selalu ramai itu.



Penyelenggaraan Summer Street 2019 sekaligus merayakan datangnya musim panas di Inggris.

Festival jalanan ini akan diadakan sebanyak empat kali dalam setahun, pada tanggal 14 Juli, 21 Juli, 18 Agustus, dan 15 September.

Selama penyelenggaraan seluruh jalanan di sepanjang Oxford Street sampai Picadilly Circus yang biasanya padat kendaraan bermotor akan ditutup sementara.

[Gambas:Instagram]

Pada penyelenggaraannya yang pertama, suasana terlihat ramai dengan warga lokal dan turis yang berbaur memadati jalanan.

Festival yang digelar di sepanjang Regent Street itu sepenuhnya mendapat dukungan dari walikota London, kota Westminster, perusahaan transportasi, dan berbagai pihak swasta serta toko-toko yang ada di sepanjang jalan Regent Street sebagai mitra festival musim panas.

Berbagai toko secara khusus mengelar acara di depan gerai masing-masing, seperti toko tas Kipling yang menyediakan minuman dan tempat duduk dengan musik di mana para pengunjung bisa beristirahat dan berleha-leha setelah lelah berjalan.


Panggung pertunjukan musik dipenuhi penonton yang bisa bersantai di atas karpet yang disediakan di tengah jalan sehingga ada penonton yang sambil tiduran, sambil makan bekal yang dibawa dari rumah atau bercengkerama dengan keluarga dan anak-anak.

Festival seperti ini memang menjadi hal yang ditunggu-tunggu saat musim panas.

Ketua Indonesia UK Society, Cathy Lelengboto Paat, mengatakan bahwa kemeriahan festival musim panas mirip dengan perayaan 17 Agustus di Indonesia.

"Kami sekeluarga biasanya memburu kuliner karena banyak makanan dari berbagai negara yang dijajakan," ujarnya dengan menambahkan bahwa acara seperti ini harusnya dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk mempromosikan budaya dan kuliner berbagai daerah.

[Gambas:Instagram]

Regent Street menjadi pusat perbelanjaan London sejak dua abad lalu, tepatnya sejak tahun 1819.

Nama Regent Street secara resmi diberikan oleh The Prince Regent (George IV).

Jalan ini dibangun pada tahun 1819 di bawah arahan arsitek John Nash dan James Burton.

Ketika dibangun, Regent Street dirancang sebagai kawasan dagang di London dan sekarang populer sebagai salah satu destinasi wisata belanja dunia.

Menurut data sekitar 500 ribu orang memadati Regent Street setiap harinya. Tak heran jika kawasan ini disebut sebagai tempat perbelanjaan tersibuk di Eropa.

Regent street bisa dicapai dengan kereta api bawah tanah yang terletak tidak jauh dari Oxford Street.

Bisa juga berhenti di stasiun Piccadilly Circus, yang tersohor sebagai lokasi gedung-gedung tua berarsitektur khas Inggris dengan lanskap lengkung.

(ANTARA/ard)