Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 10/08/2019 17:30 WIB
Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha Salat Idul Adha di Pelabuhan Sunda Kelapa Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi umat muslim, Perayaan Idul Adha tak kalah pentingnya dari Hari Raya Idul Fitri. Kedua hari istimewa ini juga sama-sama diawali dengan melakukan Salat Ied.

Sebagian besar ulama berpendapat, hukum salat Idul Adha adalah sunah. Dilakukan pada pagi hari di Hari Raya Idul Adha pada 10 Dzulhijjah. Disunahkan pula untuk dilakukan di lapangan secara berjamaah.

"Sama seperti salat Idul fitri, salat Idul Adha dilakukan di pagi hari, setelah masuk waktu Dhuha," kata ustaz KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi kepada CNNIndonesia.com, jelang Idul Adha.


Namun, beberapa ulama juga berpendapat, hukum salat Idul Adha adalah fardu kifayah, yaitu wajib jika belum ada yang melakukannya, serta fardu ain, yang berarti berdosa bagi yang meninggalkan. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bahkan memerintahkan untuk mengajak gadis yang balig, gadis pingitan, bahkan yang sedang haid untuk menghadiri salat Idul Fitri dan salat Idul Adha.

Tata cara salat Idul Adha sendiri berbeda dengan salat lima waktu dan memiliki sejumlah ketentuan, seperti tak ada azan dan ikamah seperti salat lima waktu.

Sebelum melakukan salat, umat muslim dianjurkan untuk mandi terlebih dahulu, berhias, memakai wewangian, memakai pakaian terbaik, dan tidak makan hingga usai menunaikan salat.

Setelah itu, salat Idul Adha dimulai dengan niat. Niat boleh dilakukan di dalam hati atau dilafalkan dengan bahasa Arab atau bahasa Indonesia.

Berikut niat salat Idul Adha:


اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى


"Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillaahi ta'aalaa. Saya niat salat sunah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah ta'ala."

Usai membaca niat, dilanjutkan dengan takbiratul ihram pada rakaat pertama. Lalu membaca doa iftitah dan dilanjutkan dengan melakukan tujuh kali takbir. Di sela-sela takbir, dianjurkan untuk membaca kalimat tahmid, memuji Allah, dan berselawat.

Setelah itu, mengikuti imam membaca surat Al Fatihah, ayat pendek, rukuk, dan sujud, seperti salat lima waktu.

Pada rakat kedua, terdapat lima kali takbir. Di sela-sela takbir, dianjurkan juga membaca kalimat tahmid, memuji Allah, dan berselawat. Kemudian salat seperti biasa hingga salam.

Usai salat, dilanjutkan dengan mendengarkan khotbah hingga selesai.

Orang yang melaksanakan salat Idul Adha dengan niat bersih dan tata cara yang dianjurkan, mendapatkan banyak keistimewaan seperti mendekatkan diri kepada Allah dan diampuni dosa-dosanya. (ptj/ayk)