Penyebab Gusi Berdarah dan Cara Mengobatinya

CNN Indonesia | Senin, 18/11/2019 20:45 WIB
Penyebab Gusi Berdarah dan Cara Mengobatinya Menjaga kesehatan gusi dan gigi adalah salah satu menghindari penyebab gusi berdarah. (Foto: Istockphoto/nensuria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kesehatan mulut tak cukup sekadar menjaga kebersihan gigi. Memperhatikan kondisi gusi juga sama pentingnya karena gusi tak hanya berperan penting dalam kesehatan mulut, melainkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dalam banyak kasus, gusi bengkak dan berdarah merupakan tanda dari penyakit gusi. 

Penyebab gusi berdarah pada umumnya adalah karena penumpukan plak di garis gusi yang menyebabkan rasa perih, terutama saat mengunyah makanan atau menggosok gigi. Tetapi ketika gusi berdarah secara tiba-tiba, perlu waspada. Pasalnya banyak faktor-faktor hingga penyakit yang akan menjadi pemicu gusi berdarah.


Dikutip dari beberapa situs, berikut faktor penyebab gusi berdarah sekaligus cara mengatasinya.


Kebersihan Mulut
Penyebab dan Jenis Penyakit Gusi BerdarahRajin menyikat gigi memang baik, namun perhatikan tekanan dan gesekannya agar tidak terlalu kuat hingga membuat gusi luka dan berdarah (Foto: pixabay/collusor)

Gusi adalah salah satu jaringan yang cukup lunak dan sensitif terhadap gesekan. Menyikat gigi yang terlalu keras bisa membuat gusi menjadi bengkak dan berdarah. Tetapi jarang menyikat gigi, juga bisa menyebabkan kondisi yang buruk pada gusi.

Rutin menyikat gigi dengan pasta gigi yang tepat dan memilih sikat gigi dengan bulu yang lembut merupakan solusinya. Sikat gigi sekurang-kurangnya sebanyak dua kali sehari agar plak di gusi dan gigi tidak terlalu menumpuk.


Merokok 
Penyebab dan Jenis Penyakit Gusi BerdarahMerokok dapat menurunkan sistem imun sehingga membuat tubuh lebih sulit melawan bakteri plak. Mulailah untuk berhenti merokok agar gusi sembuh dan berhenti berdarah. (Foto: jackmac34/Pixabay)

Perokok memiliki tingkat yang dua kali lebih berisiko terkena berbagai penyakit gusi. Karena bahan kimia yang terkandung di dalam rokok mempunyai racun yang bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Jadi, ini akan membuat tubuh tidak akan mampu melawan bakteri pada mulut. Selain berisiko terkena penyakit gusi, merokok akan menghambat penyembuhan gusi berdarah.

Radang gusi
Radang gusi membuat gusi lebih sensitif terhadap gesekan dan merupakan bentuk penyakit gusi yang umum dan ringan. Radang gusi juga menjadi salah satu penyebab gusi berdarah.

Radang gusi disebabkan oleh penumpukan plak di garis gusi. Penyakit ini bisa disembuhkan dengan obat kumur yang mengandung antiseptik dan menggunakan pasta gigi untuk gigi sensitif demi meredakan nyeri gusi.


Periodontitis
[Gambas:Youtube]

Periodontitis adalah infeksi gusi serius yang merusak jaringan lunak dan tulang yang menyokong gigi. Penyebab periodontitis adalah karang gigi dan plak yang mengeras pada gigi kemudian membuat gusi iritasi.

Ketika gusi mudah berdarah, bisa jadi sedang terkena penyakit periodontal. Hal itu bisa menyebabkan gigi bisa lepas atau terpisah. Periodontitis juga bisa mengakibatkan bau mulut, rasa tidak enak di mulut, perubahan struktur gigi, gusi merah, bengkak, dan sangat lunak.

Diabetes
Penyebab dan Jenis Penyakit Gusi BerdarahPenderita diabetes akan rentan mengalami infeksi gusi sebab mulut kurang resisten dalam menangkal perkembangan kuman. (Foto: Astari Kusumawardhani)

Gusi berdarah bisa juga menjadi peringatan mulut seseorang mengidap diabetes tipe 1 atau tipe 2. Kadar glukosa yang tinggi di dalam darah bisa menyebabkan rasa nyeri, infeksi, dan berbagai masalah pada mulut, termasuk gangguan pada gigi, gusi, dan lidah.

Ketika mengidap penyakit ini, mulut tidak akan optimal untuk menangkal kuman. Akibatnya, gusi akan lebih mudah untuk terinfeksi. Diabetes juga membuat tubuh lebih sulit bermetabolisme dengan normal dan dapat memperburuk pendarahan gusi.


Leukemia
Gusi yang berdarah bisa menjadi tanda leukemia. Seseorang yang menderita leukemia mempunyai jumlah trombosit yang sangat rendah. Trombosit sendiri berfungsi untuk membantu tubuh menghentikan pendarahan.

Penderita leukemia akan lebih sulit untuk menghentikan pendarahan di seluruh bagian tubuh, termasuk gusi.

Kekurangan Vitamin C 
Penyebab dan Jenis Penyakit Gusi BerdarahMengonsumsi makanan yang kaya vitamin C seperti jeruk dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi gusi yang menyebabkan gusi berdarah. (Foto: skeeze/Pixabay)

Vitamin C membantu jaringan tumbuh untuk memperbaiki, menyembuhkan luka dan memperkuat tulang dan gigi. Ketika tubuh anda kekurangan vitamin C, gusi akan mudah untuk radang dan pendarahan. Sebaliknya, jika tubuh tidak mendapatkan cukup vitamin C akan memperburuk perdarahan apabila Anda memiliki masalah pada gusi.

Faktanya, meskipun Anda menjaga kebersihan oral atau mulut dengan baik, namun jika tubuh kekurangan vitamin C tetap akan menyebabkan perdarahan gusi. Nah, mulai sekarang jangan abaikan makan makanan yang mengandung tinggi vitamin C untuk mengoptimalkan kesehatan tubuh dan mulut. Beberapa sumber vitamin C terdapat pada buah beri, melon, jambu, paprika, tomat, dan jeruk.


Kekurangan Vitamin K
Bukan hanya kekurangan vitamin C saja yang menyebabkan gusi berdarah. Kekurangan vitamin K juga bisa memicu terjadinya pendarahan pada gusi.

Vitamin K membantu pembekuan darah dengan benar dan juga kesehatan tulang, serta bisa terhindari dari penyebab gusi berdarah. Jika seseorang kekurangan vitamin K, maka akan berdampak pada masalah pendarahan di seluruh tubuh jika terluka.

[Gambas:Video CNN] (DAL)