Botox dan Filler 'Digilai' Kawula Muda di Korea Selatan

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 10/09/2019 10:10 WIB
Botox dan Filler 'Digilai' Kawula Muda di Korea Selatan Ilustrasi: Suntik botox ke dahi dapat 'melumpuhkan' otot-otot sehingga mencegah keriput. (Foto: Istockphoto/YakobchukOlena)
Jakarta, CNN Indonesia -- Botox dan filler merupakan dua metode perawatan kecantikan yang digunakan untuk mengoreksi kulit yang menua. Tujuannya agar kulit terlihat 'kenyal, halus, dan tentunya bebas dari garis halus hingga kerutan.

Dua metode ini biasanya menjadi andalan perempuan maupun laki-laki yang memasuki usia 40-an. Namun di Korea Selatan, botox dan filler justru diminati oleh kawula muda usia 20-an, di mana tanda-tanda penuaan bahkan belum kelihatan.

Di Korea Selatan, botox dan filler ditemukan cukup banyak dilakukan oleh orang yang berusia 20-30 tahun.



"Saya kira perawatan untuk pencegahan akan menjadi populer dalam waktu dekat. Tren memperlihatkan sejumlah besar pasien menjalani perawatan non-bedah pada usia yang lebih muda," kata dokter spesialis botox dan filler Korea Selatan, Park Dae-jeong beberapa waktu lalu, dikutip SCMP.

Dae-jeong mengungkapkan sebagian besar pasien yang mengunjungi kliniknya kini berusia 20-30 tahun. Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, perempuan mendominasi sekitar 90 persen. Dae-jeong kini memiliki 38 klinik bedah kosmetik yang ada di seluruh Negeri Ginseng.

"Posedur pencegahan dan perawatan untuk kulit yang mulus dan terhidrasi menjadi norma baru," kata Dae-jeong.

Botox merupakan metode suntikan yang berguna untuk melatih kembali otot wajah dan fisik sehingga menghilangkan kerutan. Sementara filler digunakan untuk melembutkan dan menghaluskan kerutan.


Park menjelaskan menyuntikkan botox ke dahi, dapat melumpuhkan otot-otot sehingga mencegah keriput. Menyuntikkan filler ke pipi dapat membuat tulang pipi terlihat lebih 'naik' dan meminimalkan munculnya garis tawa di sekitar hidung dan mulut.

Filler juga dapat digunakan untuk mempertajam rahang, membuat hidung terlihat lebih mancung dan lebih lurus, termasuk mempertebal bibir.

"Aksesibilitas, waktu pemulihan yang lebih singkat, dan hasil instan telah mendorong mereka yang biasanya tidak mempertimbangkan untuk menjalani pengobatan," ucap Dae-jeong.

Selain itu, alasan botox dan filler semakin diminati adalah biaya yang lebih murah ketimbang operasi plastik.

[Gambas:Video CNN] (ptj/ayk)


BACA JUGA