UNWTO: Kunjungan Wisman ke Asia Naik Enam Persen

CNN Indonesia | Selasa, 10/09/2019 20:03 WIB
UNWTO: Kunjungan Wisman ke Asia Naik Enam Persen Ilustrasi. (Istockphoto/LeoPatrizi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah wisatawan mancanegara naik 4,0 persen pada paruh pertama 2019, tetapi ketegangan perdagangan dan ketidakpastian Brexit dapat menghambat pertumbuhan industri pariwisata secara global, Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) mengatakan Senin (9/9).

Destinasi di seluruh dunia menerima 671 juta wisatawan mancanegara antara Januari dan Juni, hampir 30 juta lebih banyak dari pada periode yang sama tahun lalu, badan PBB yang berbasis di Madrid mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Meningkatnya kedatangan internasional selama paruh pertama tahun ini didorong oleh "ekonomi yang kuat, perjalanan udara yang terjangkau, peningkatan konektivitas udara dan peningkatan fasilitasi visa," kata pernyataan itu.



Tetapi UNWTO memperingatkan bahwa "ketidakpastian yang berkepanjangan" tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa, indikator ekonomi yang lebih lemah dan ketegangan perdagangan global "telah mulai berdampak pada kepercayaan bisnis dan konsumen".

Timur Tengah dan Asia mencatat pertumbuhan pariwisata terbesar.

Timur Tengah menyaksikan kenaikan 8,0 persen pada pengunjung mancanegara, sebagian karena peningkatan permintaan selama bulan suci Ramadan, yang tahun ini jatuh pada bulan Mei, serta selama liburan keagamaan Idulfitri pada bulan Juni.

Kedatangan wisatawan mancanegara di Asia dan Pasifik naik 6,0 persen, sebagian besar dipicu oleh perjalanan dari China, negara berpopulasi terpadat di dunia.


Tetapi UNWTO memperingatkan bahwa pengeluaran turis Tiongkok untuk perjalanan internasional 4 persen lebih rendah secara riil selama kuartal pertama.

"Ketegangan perdagangan dengan AS, serta sedikit depresiasi yuan, dapat mempengaruhi pilihan tujuan oleh pelancong Tiongkok dalam jangka pendek," tambahnya.

Kedatangan turis secara keseluruhan di Eropa, wilayah yang paling banyak dikunjungi di dunia, tumbuh 4 persen, terutama didorong oleh permintaan intra-regional dan masa liburan Paskah yang sibuk.

Untuk keseluruhan tahun 2019, UNWTO memperkirakan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara akan tumbuh 3 hingga 4 persen, sejalan dengan tren historis, setelah meningkat 6,0 persen pada 2018 dan 7,0 persen pada 2017.

(AFP/ard)