Cara Menghilangkan Kaki Pecah-pecah secara Alami

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 05:32 WIB
Caucasian woman washing her leg and foot in a bathtub using a pink bathing sponge. Menghilangkan kaki pecah-pecah secara permanen juga harus dibarengi dengan rajin merawat diri (Foto: Istockphoto/Reimphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kaki merupakan bagian tubuh yang paling sering mengalami pecah-pecah, khususnya di area tumit dan tapal kaki. Kondisi kaki pecah-pecah yang punya istilah medis disebut heel fissures ini biasa terjadi ketika kondisi kulit kering yang kemudian mengalami retak seperti terbelah.

Bagian di kaki ini rentan pecah karena kombinasi antara kondisi kulit yang kering disertai tekanan yang terus-menerus. Apalagi, kulit kaki tidak mampu menjaga kelembapan sehingga rentan rapuh dan lama-kelamaan bisa pecah.


Penyebabnya bermacam-macam, tapi kebanyakan memang dipicu oleh kulit kering. Kulit kaki memang rentan kering karena bagian tubuh ini memiliki sedikit kelenjar keringat. Ditambah lagi dengan aktivitas berdiri atau berjalan yang membuat telapak kaki bergesekan dengan alas kaki sehingga mengeras dan kehilangan elastisitasnya.

Penyebab kaki pecah-pecah lainnya adalah defisiensi nutrisi (vitamin, mineral, zinc), penuaan, obesitas, kurangnya kebersihan diri, genetik, penggunaan sepatu yang tidak pas, cuaca yang kering atau ekstrem, maupun penyakit seperti psoriasis, eczema, tiroid, dan diabetes.

Awal mula terjadinya pecah-pecah adalah kulit di area tumit menjadi keras, kering, kemudian terjadi penebalan yang disebut kalus atau kapalan. Biasanya kalus ini berwarna kekuningan atau kecokelatan, lebih gelap dari warna kulit normal.

Kalus yang mengalami gesekan itulah kemudian mengalami friksi atau pecah-pecah.

Jika kondisi tersebut dibiarkan, bukan hanya merusak penampilan. Tapi juga menimbulkan rasa tidak nyaman. Bahkan bila pecahannya dalam akan terasa perih, tak jarang bisa lecet, berdarah, dan infeksi.

Sebelum kulit kaki semakin pecah-pecah berujung pada kondisi yang kronis, berikut cara merawat dan mengatasi kaki pecah-pecah yang bisa dilakukan di rumah.


1. Minum banyak air

Mengatasi Tumit Kering dan Pecah-Pecah secara Cepat dan AlamiBanyak minum air putih dapat melembapkan kulit dan menghilangkan kaki pecah-pecah secara permanen  (Foto: tookapic/Pixabay)

Bila tubuh tidak cukup terhidrasi, tak hanya mulut dan tenggorokan yang terasa kering, namun juga kulit. Jika banyak minum, tubuh akan mendapat beragam manfaat sekaligus: mencegah dehidrasi, melancarkan pencernaan, melumasi sendi, dan menjaga kesegaran kulit.

Oleh karenanya, cukupi kebutuhan konsumsi air putih setiap harinya untuk membantu menghilangkan kaki pecah-pecah dengan cepat dan alami.

2. Gunakan pelembap yang tepat

Cara paling cepat yang bisa dilakukan untuk mengatasi kaki pecah-pecah adalah mengoleskan pelembap, terutama yang mengandung emolien atau humektan. Emolien bisa memulihkan kelembapan pada kaki, mengisi celah di antara pecahan kulit, dan membuatnya terasa halus, lembut, dan kenyal.

Sementara humektan dapat menembus lapisan kulit luar, menarik air dari udara, dan mengunci kelembapan kulit.

3. Merendam kaki

Mengatasi Tumit Kering dan Pecah-Pecah secara Cepat dan AlamiMerendam kaki dalam bak air hangat dapat menghilangkan kaki pecah-pecah sekaligus merilekskan otot (Foto: quinntheislander/Pixabay)

Anda bisa merendam kaki dengan air hangat selama kurang lebih lima belas menit. Jangan gunakan air panas karena akan membuat kaki semakin kering. Metode ini dapat melunakkan dan mengurangi bagian kulit yang kering dan pecah-pecah.

Setelah selesai merendam kaki, gosokkan tumit dengan pengikir atau batu apung. Gosok satu arah dengan lembut. Merendam kaki sekaligus mengikis dengan batu apung membantu menipiskan kapalan dan mencegah retak lebih dalam.

Perlu diperhatikan untuk tidak terlalu menekan ketika menggosok. Jika sampai beberapa lapisan teratas kulit terkelupas, akan menyebabkan iritasi dan retak yang semakin dalam dan lebar.

Bagi penderita diabetes, disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter kulit atau dokter bedah ketimbang mengikir sendiri dengan batu apung.

4. Menghilangkan kaki pecah-pecah dengan minyak

Mengatasi Tumit Kering dan Pecah-Pecah secara Cepat dan AlamiOleskan minyak pada permukaan kulit kaki yang pecah-pecah kemudian gunakan kaus kaki agar minyak tidak tergeser ke mana-mana dan melindungi kulit kering pada malam hari (Foto: stevepb/Pixabay)

Minyak dapat memberikan kelembapan yang sangat dibutuhkan oleh kulit kaki. Minyak bekerja lebih baik dari pada lotion karena lebih cepat menyerap ke dalam kulit.

Gunakan apa saja jenis minyak sayur yang dipunyai seperti minyak zaitun, minyak almond, minyak wijen, atau minyak kelapa. Vitamin E pada minyak mampu membantu menyembuhkan dan mencegah kaki pecah-pecah.

Lumuri kaki pada bagian kaki yang pecah-pecah lalu pijat perlahan dan lakukan setiap malam sebelum tidur. Minyak dapat membantu melembapkan, sementara pijatan akan membantu merangsang sirkulasi agar mempercepat penyembuhan.

Lakukan perawatan ini setiap selesai mandi untuk penyerapan yang lebih baik.

5. Pakai kaus kaki katun

Mengatasi Tumit Kering dan Pecah-Pecah secara Cepat dan AlamiMenggunakan kaus kaki katun membuat kulit tetap bisa bernapas sehingga mencegah kaki pecah-pecah (Foto: nbfox1/Pixabay)

Mengenakan kaus kaki bermaterial katun ketika tidur dapat menjaga kelembapan kulit kaki. Anda juga bisa menggunakan kaus kaki khusus untuk mengatasi kaki pecah-pecah seperti 'kaus kaki berpelembap' atau moisturizing socks. Ada dua jenis moisturizing socks yaitu berbahan katun lembut atau kombinasi katun-spandek dan yang didesain mengandung lotion di dalamnya.

Moisturizing socks
berbahan katun biasanya dijual terpisah dengan lotion-nya, sedangkan yang sudah mengandung polymer gel sangat praktis dan siap pakai.

Kegunaan utama moisturizing socks adalah menjaga kaki agar tetap lembap dan kulit tetap dapat bernapas. Moisturizing socks juga disarankan digunakan saat tidur karena sebagai mencegah kaki tergesek, menghalangi kotoran dan kuman masuk ke dalam retakan luka, sekaligus menghindari seprei terkena bercak darah.

6. Gunakan sabun yang tepat

Tumit yang pecah-pecah tidak lantas berarti Anda tidak perlu menggunakan sabun. Sabun berguna untuk membersihkan dari kotoran dan bakteri.

Kendati demikian, perhatikan jenis sabun yang digunakan. Pilihlah sabun dengan kandungan yang ringan dan membuat kulit lembut.

Jangan menggunakan sabun berbahan keras dan kasar seperti yang mengandung parfum, alkohol, retinoid, atau acid yang justru menjadikan kaki semakin kering dan menghilangkan minyak alami pada kulit.

Bahan alami lain yang bisa dicoba untuk mengurangi pecah-pecah pada tumit:

Mengatasi Tumit Kering dan Pecah-Pecah secara Cepat dan AlamiMadu berfungsi untuk melembapkan kulit dan antiradang. Madu bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam permasalahan kulit yang dapat diaplikasikan langsung pada kulit. (Foto: stevepb/Pixabay)


- madu, mengandung antibakteri dan antimikroba yang bisa menyembuhkan luka dan melembapkan kulit
- cuka, shea butter, lumatan pisang, dan parafin untuk mengembalikan kelembapan alami kulit
- oatmeal untuk mengeksfoliasi

Itulah cara mengobati kaki pecah-pecah secara cepat dan alami. Jika sudah ada gejala kulit kaki kering dan timbul pecahan halus, segera lakukan perawatan dan hindari pemicunya.

Untuk sementara waktu, usahakan tidak berdiri terlalu lama apalagi tanpa mengenakan alas kaki, menggunakan sepatu yang pas, dan tidak mandi air panas terlalu lama agar kaki yang pecah-pecah tidak semakin parah.

(che/fef)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA