Objek Wisata di Jayawijaya Tak Terdampak Kerusuhan Wamena

CNN Indonesia | Rabu, 09/10/2019 14:45 WIB
Objek Wisata di Jayawijaya Tak Terdampak Kerusuhan Wamena Suku Dani. (Istockphoto/ Matthias Kestel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah obyek wisata di Kabupaten Jayawijaya, Papua, dikabarkan aman dari dampak kerusuhan yang terjadi pada dua pekan lalu hingga menyebabkan pengungsian besar-besaran.

Arkeolog senior dari Balai Arkeologi Papua Haris Suroto di Kota Jayapura, pada Rabu (9/10), membenarkan hal tersebut.

Ia menjelaskan bahwa letak obyek-obyek wisata di Kabupaten Jayawijaya aman dari kerusuhan karena memang berada di pinggir kota Wamena, tempat kerusuhan meletus.


"Kerusuhan hanya terjadi di pusat perekonomian Wamena," kata Haris.


"Suku Dani sebagai pemilik obyek wisata budaya seperti mumi juga selalu menjaga peninggalan leluhur mereka sehingga objek wisata selalu dalam kondisi baik," lanjutnya.

Oleh karena itu, Haris mengatakan, saat ini turis masih bisa berwisata ke objek-objek wisata yang berada di Kabupaten Jayawijaya, seperti pemukiman Suku Dani, Lembah Baliem, atau Situs Gua Kontilola.

"Situs Gua Kontilola dengan gambar alien di dalamnya masih bisa dikunjungi. Mama-mama Suku Dani yang kreatif juga masih produktif menganyam kerajinan untuk dijual kepada turis yang datang," jelasnya.


Seperti yang diberitakan sebelumnya, kegiatan ekonomi di Wamena, Jayawijaya Papua berangsur pulih usai dilanda kerusuhan beberapa waktu lalu.

Salah satu tanda pergerakan roda ekonomi tersebut terlihat dari layanan kantor pos dan perbankan yang mulai buka.

Kepala PT Pos Indonesia Regional XI Wilayah Papua dan Papua Barat Lily Sellano, Jayapura menyatakan operasi kantornya mulai berjalan normal Senin (7/10).

"Untuk wilayah Wamena sudah buka untuk layanan pensiun dan jasa keuangan, sedangkan layanan pengiriman surat akan diaktifkan alam pekan ini," katanya seperti dikutip Antara, Selasa (8/10).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meminta agar ratusan bangunan yang rusak, mulai dari kantor pemerintahan, rumah warga, serta ruko tempat usaha, akibat kerusuhan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, segera diperbaiki.

Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (8/10). Basuki melaporkan penanganan kerusakan bangunan akibat kerusuhan di Wamena.

"Pelaksanaannya nanti melibatkan pengusaha lokal, dengan material lokal, dan juga pelaksanaannya dibantu oleh TNI," kata Basuki.

(ANTARA/ard)