Pascakebakaran, Gunung Papandayan Aman Dikunjungi

CNN Indonesia | Selasa, 08/10/2019 11:10 WIB
Pascakebakaran, Gunung Papandayan Aman Dikunjungi Gunung Papandayan. (CNNIndonesia/Rizky Sekar Afrisia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dinyatakan aman dari bencana kebakaran hutan.

Meski turis sudah bisa berkunjung, namun pengelola meminta mereka bisa terus menjaga hutan dari potensi kebakaran.

"Api sudah padam dan kondisi aman terkendali untuk jalur wisata semuanya aman terkendali," kata Direktur Utama PT Astri Indah Lestari (AIL) pengelola TWA Gunung Papandayan, Tri Persada, seperti yang dikutip dari Antara pada Senin (7/10).



Kebakaran hutan terjadi pada Minggu (6/10) malam di area cagar alam Gunung Papandayan, yang lalu berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke areal hutan lainnya.

Kebakaran tersebut, lanjut Tri, tidak mengganggu jalur wisata, sehingga dipastikan kawasan wisata alam Gunung Papandayan aman dikunjungi wisatawan seperti hari biasanya.

Pengunjung tetap diimbau untuk sama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.

"Kami mengimbau kepada semuanya agar sama-sama menjaga lingkungan kita, jangan membuang puntung rokok sembarangan dan lebih peduli kepada lingkungan sekitar," katanya.


Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Tubagus Agus Sofyan, menambahkan, hasil laporan di lapangan areal hutan yang terbakar kurang lebih 8 hektare.

Kawasan hutan yang terbakar itu, kata dia, jauh dari kawasan pemukiman rumah penduduk, sehingga bencana tersebut tidak terlalu membahayakan masyarakat.

"Jauh (dari pemukiman warga) di samping pos tiket, penduduk aman," katanya.

Kebakaran hutan di Gunung Papandayan terjadi sejak sore di kawasan Blok Leter S sekitar gerbang lama dan gerbang baru perbatasan cagar alam dan TWA Gunung Papandayan.

Petugas gabungan telah melakukan upaya memadamkan kobaran api tersebut hingga akhirnya berhasil dipadamkan pada tengah malam.

(ANTARA/ard)