Demi Kesehatan Siswa, California Mundurkan Jam Masuk Sekolah

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 16/10/2019 16:52 WIB
Demi Kesehatan Siswa, California Mundurkan Jam Masuk Sekolah Ilustrasi. Memundurkan jam masuk sekolah setelah pukul 8 pagi dinilai memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan siswa dan kinerja akademik. (Foto: Istockphoto/imtmphoto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jika sejumlah sekolah di Indonesia menerapkan jam masuk sepagi mungkin, tidak begitu di California, Amerika Serikat. Pemerintah California justru memundurkan jam masuk sekolah bagi para siswa. Sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan anak-anak usia sekolah.

Siswa sekolah menengah di California kini punya waktu tidur yang lebih lama. Gubernur California Gavin Newsom baru saja menandatangani peraturan yang menetapkan jam masuk sekolah baru.

Peraturan itu menetapkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru boleh memulai pelajaran pada pukul 8 pagi atau setelahnya. Sedangkan Sekolah Menengah Atas (SMA) masuk pukul 8.30 pagi atau setelahnya. Hanya kelas-kelas pilihan yang boleh memulai pelajaran lebih awal.



Peraturan ini berlaku untuk sekolah negeri dan sekolah swasta California, kecuali yang berada di pedesaan. Diberitakan CNN, peraturan ini akan mulai berlaku secara efektif pada 1 Juli 2022 mendatang.

"Kesehatan dan kesejahteraan anak-anak kita menang! Terima kasih Gubernur Newsom karena menandatangani peraturan memundurkan waktu masuk sekolah di pagi hari. Ini akan memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan siswa dan kinerja akademik," kata Senator Anthony Portantino yang menulis rancangan peraturan itu, dalam sebuah unggahan di Facebook.

Langkah California ini sejalan dengan penelitian dan rekomendasi dari sejumlah organisasi di AS. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), American Academy of Pediatrics, dan American Medical Association merekomendasikan sekolah untuk menetapkan jam masuk paling cepat pukul 8.30 pagi atau setelahnya. Ini bertujuan untuk memastikan siswa tiba dengan sadar dan siap untuk belajar.

Studi di AS menunjukkan 4 dari 5 sekolah di AS masuk sekolah lebih awal dari pukul 8.30 pagi. Hal ini menyebabkan siswa kurang tidur. Studi mendapati masa sekolah merupakan masa peralihan saat remaja mengalami pubertas dan gangguan tidur sehingga bangun lebih awal dapat mengganggu kesehatan remaja.

American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan anak usia 6-12 tahun tidur selama 9-12 jam setiap malam, sedangkan remaja 8-10 jam setiap malam. Namun, faktanya hanya satu dari empat siswa sekolah menengah yang memenuhi rekomendasi itu.


Kurang tidur dikaitkan dengan kurang perhatian, gangguan perilaku, dan hilang fokus saat belajar. Remaja yang kurang tidur berisiko tinggi mengalami kecelakaan, obesitas, diabetes, dan hipertensi. Mereka juga lebih mungkin melukai diri sendiri atau mengalami pikiran dan upaya bunuh diri. (ptj/ayk)