Kontes Surfing Terlalu Sering, Warga Hawaii Mengeluh

CNN Indonesia | Sabtu, 26/10/2019 21:04 WIB
Kontes Surfing Terlalu Sering, Warga Hawaii Mengeluh Pemandangan surfing di Honolulu, Hawaii. (Kat Wade/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Honolulu sedang mempertimbangkan menetapkan batasan pada jumlah kontes selancar (surfing) yang diadakan di Pantai Selatan Oahu, kata para pejabat setempat.

Pembatasan mungkin mirip dengan yang diterapkan di kontes selancar North Shore, yang terbatas pada 16 per titik antara jam 08.00 pagi dan 16.00, seperti yang dikutip dari The Honolulu Star-Advertiser pada (26/7).

Perubahan ini akan diutarakan dalam audiensi publik dan dapat terjadi pada awal musim panas 2020, kata Nathan Serota, juru bicara Departemen Taman dan Rekreasi Honolulu.



Frekuensi kontes selancar South Shore telah mengundang keluhan. Kekhawatiran paling umum termasuk menyempitnya area pantai saat ajang berlangsung bagi pengunjung umum, kata Serota.

Tujuan menetapkan batasan adalah untuk mencegah agar peselancar lokal tetap bisa mengakses area favorit mereka selama ajang berlangsung.

South Shore menyelenggarakan tujuh acara di Waikiki selama 28 hari di tahun 2019, yang berakhir pada 30 Juni.

Serota menolak untuk memberikan jumlah kontes South Shore yang diadakan pada tahun-tahun sebelumnya.


Durasi kontes akan ditekan untuk mencegah berlangsungnya acara selama akhir pekan berturut-turut.

Pembatasan yang telah dilakukan North Shore telah membawa keseimbangan ke wilayah itu dan South Shore akan mendapat manfaat dari aturan yang sama, kata warga Waikiki, Tim Garry.

Peselancar profesional Fred Hemmings mendukung penetapan aturan pembatasan kontes surfing karena "ajang ini baik untuk promosi ekonomi dan dan wisata di Hawaii, serta ekosistem peselancar amatir dan pro lokal."


[Gambas:Video CNN] (AP/ard)