3 Tips Wisata di Marrakesh dari Chrissy Teigen

CNN Indonesia | Senin, 28/10/2019 15:11 WIB
3 Tips Wisata di Marrakesh dari Chrissy Teigen Taman Jardin Majorelle di Marrakesh, Maroko. (Istockphoto/Balate Dorin)
Jakarta, CNN Indonesia -- David Chang, koki asal Korea pemilik restoran Momofuku Noodle Bar di New York, Amerika Serikat, menjadi pembawa acara dalam serial dokumenter bertema kuliner bertajuk 'Breakfast, Lunch & Dinner' yang tayang di Netflix pada bulan ini.

Konsep serial dokumenter 'Breakfast, Lunch & Dinner' ialah melancong ke destinasi wisata sambil menikmati kuliner khas lokalnya.

Dalam musim pertama, Netflix merilis episode Chang saat berjalan-jalan bersama Seth Rogen, Chrissy Teigen, Lena White, dan Kare McKinnon.



Salah satu episode yang paling kocak menurut netizen ialah saat Chang berkunjung ke Marrakesh, Maroko, bersama Teigen.

Teigen, supermodel dan istri dari musisi pemenang EGOT, John Legend, dikenal sebagai pribadi yang humoris dan ceplas-ceplos.

Dikutip dari The Hollywood Reporter, Chang pertama kali berteman dengan Teigen sejak keluarganya sering berkunjung ke Momofuku.

Karena Chang dan Teigen sudah lama berkawan baik, maka dalam tayangan ini keduanya terbilang tak jaim, apalagi saat Chang salah menyebut alat masak tradisional Maroko, Tagine menjadi Tangine.

Tagine adalah alat masak dari tanah liat berbentuk kerucut. Alat masak ini biasa digunakan untuk mengukus makanan tradisional Maroko.

"Oh, saya resmi menjadi turis Amerika karena salah menyebut Tagine. Saya sangat malu," kata Chang dalam tayangan tersebut.

"Tidak apa, mereka juga telah memandang kita sebagai turis Amerika yang gembul. Bisakah kita ganti nama acara ini sebagai 'American Chubzz'?" kata Teigen sambil tertawa.

[Gambas:Instagram]

Kota Marrakesh dipilih Teigen saat ditanya Chang soal destinasi yang ingin didatanginya untuk syutings serial dokumenter ini.

Mengenai Marrakesh, Teigen mengatakan kalau kota ini sangat romantis, dan unik. Bukan cuma dari bangunannya, keindahan kota ini juga terletak di sektor kulinernya.

Perancang busana Yves Saint Laurent juga sempat merenovasi taman indah di sini, yang kemudian dinamakan Jardin Majorelle.

Yves Saint Laurent dan pasangannya, Pierre Bergé, membeli Jardin Majorelle pada tahun 1980 dan menyelamatkannya dari proyek pembangunan hotel.

Bagi yang berencana wisata ke Marrakesh, berikut sejumlah tips wisata yang didapat dari tayangan 'Breakfast, Lunch & Dinner' episode Chrissy Teigen:


1. Serba indah

Setiap sudut Marrakesh sangatlah indah, baik di dalam hotel maupun di luar hotel. Bangunan serupa benteng dengan tembok kapur menjadi pemandangan utama di sini.

Bagi yang gemar berfoto, sebaiknya siapkan baterai kamera yang cukup untuk berburu seharian. Kalau doyan selfie, sebaiknya kenakan baju yang nyaman agar tidak keringatan saat difoto.

Baju kurung, celana longgar, dengan aksesori ikat kepala atau syal seperti yang dikenakan Teigen bisa menjadi inspirasinya. Jangan lupa kacamata hitam agar lebih gaya.

[Gambas:Instagram]

2. Porsi besar

Mengawali hari di Marrakesh, Chang dan Teigen sarapan di Hotel Riad. Saat melihat menu sarapannya, mereka terkejut karena banyaknya porsi yang disediakan.

Chang dan Teigen sepakat kalau roti Harcha menjadi favorit mereka, yang rasanya disebut mirip muffin.

Berjalan ke Medina, area pasar tradisional terbesar di sana, mereka masuk ke restoran Chez Lamine Hadj Mustapha.

Di sini mereka melihat proses pembuatan daging asap yang dimasukkan ke dalam lubang api bawah tanah.

3 Tips Tagine, cara memasak tradisional di Maroko. (Dok. Wikimedia/CC BY-SA 2.0/magnus manske)

Begitu tahu daging yang disajikan dalam porsi sangat besar, Chang dan Teigen langsung memanggil seluruh kru syuting untuk membantu menghabiskan makanan yang mereka pesan.

Pelajarannya, tidak perlu lapar mata saat memesan makanan di Marrakesh, karena porsinya bisa untuk berdua atau bertiga. Mintalah porsi kecil kalau bisa.

Memesan menu yang berbeda dengan kawan juga patut dilakukan sehingga bisa menyicipi kuliner lebih beragam.

Bagi yang sedang menghemat dana, makan sekali dengan porsi yang besar pasti rasanya cukup.

3. Alkohol dan mencium pasangan

Banyak orang datang ke Maroko karena terinspirasi dari film 'Casablanca'. Tapi kata pemandu wisata yang menemani Chang dan Teigen, kota Casablanca sudah tak lagi sama karena kini jauh lebih modern.

Pemandangan kuno seperti dalam film 'Casblanca' kini bisa dinikmati di Marrakesh. Kedai tradisional bersanding dengan kedai modern.

Patut diketahui kalau Maroko merupakan negara Islam konservatif, sehingga tidak semua tempat menyediakan minuman alkohol seperti wine atau bir. Baiknya bertanya sebelum kecewa.

[Gambas:Instagram]

Begitu juga dengan adab berpakaian dan berperilaku. Meski banyak warga yang berpandangan terbuka, namun sebaiknya tetap mengenakan pakaian yang tidak terlalu terbuka saat berada di sini.

Kalau datang bersama pasangan juga sebaiknya tidak mengumbar cium di tempat terbuka karena bakal membuat risih warga sekitar.

Suara azan bakal terdengar lima waktu sehari, mirip di Indonesia. Teigen juga memberitahu Chang mengenai taatnya penduduk Maroko beribadah.

"Jika kamu menyewa mobil dengan supir, mereka akan menepi lima kali sehari untuk beribadah. Kamu perlu tahu itu," kata Teigen.


[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)