Setelah diperiksa, mabuk itu ternyata disebabkan oleh ususnya yang memproduksi minuman keras. Pria berusia 46 tahun yang tak disebutkan namanya itu didiagnosis menderita penyakit langka bernama auto-brewery syndrome (ABS) atau sindrom 'penghasil bir otomatis'.
Dikutip dari Live Science, ABS merupakan kondisi yang menyebabkan bakteri di dalam usus mampu mengubah karbohidrat menjadi alkohol yang memabukkan. Kondisi akan meningkat saat orang itu mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula atau karbohidrat tinggi.
Lihat juga:Bayi Laki-laki di Turki Terlahir Tanpa Penis |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak saat itu, dia terus menunjukkan perilaku mabuk berat seperti sikap agresif, kurang sadar, dan rendahnya konsentrasi. Dia juga pernah ditangkap karena mengemudi dalam keadaan mabuk.
Hingga dokter menemukan sindrom tersebut, tak ada yang percaya saat pria berkata tidak pernah minum alkohol. Faktanya, konsentrasi alkohol dalam darahnya tercatat dua kali lipat dari batas legal. Petugas kesehatan dan polisi tak mempercayai dia tidak pernah minum sama sekali.
Untungnya, bibi sang pria memberi tahu kalau ada pria lain yang mengalami kasus serupa di Ohio. Mereka lalu pergi ke klinik di Ohio dan melakukan sejumlah pemeriksaan seperti tes tinja dan percobaan mengonsumsi karbohidrat.
Lihat juga:5 Tanda Tubuh Butuh 'Detoks' Gula |
[Gambas:Video CNN] (ptj/ayk)