Meski pernah mendapatkan surat rekomendasi penolakan menjadi menteri dari IDI terkait metode terapi cuci otak menggunakan digital substraction angiography (DSA), kunjungan Terawan disambut oleh jajaran pengurus IDI.
Terawan didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Pribadi dan langsung melaksanakan rapat secara tertutup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terawan mengunjungi BPJS Kesehatan untuk membahas mengenai masalah defisit keuangan program JKN, sedangkan kunjungannya ke BKKBN untuk berkoordinasi terkait program penurunan angka stunting.
Hubungan antara Terawan dan IDI memang sempat menegang lantaran pada April 2018 Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) IDI mengeluarkan surat yang isinya menetapkan dr Terawan Agus Putranto yang saat itu masih menjabat Kepala RSPAD Gatot Subroto untuk diberhentikan sementara sebagai anggota dan mencabut izin praktiknya.
MKEK IDI menilai Terawan melanggar kode etik karena mengiklankan dirinya terkait metode cuci otak dengan DSA. Namun beberapa hari setelahnya, Ketua Umum IDI saat itu Ilham Oetama Marsis memberikan keterangan pers bahwa PB IDI tidak melaksanakan keputusan MKEK IDI dan dr Terawan tetap menjadi anggota dan tetap bisa berpraktik.
[Gambas:Video CNN] (ayk/ayk)