Daftar RS di Jakarta yang Sediakan Serum Anti-Bisa Ular

CNN Indonesia | Selasa, 17/12/2019 08:32 WIB
Daftar RS di Jakarta yang Sediakan Serum Anti-Bisa Ular Ilustrasi. Warga yang tergigit ular kobra bisa mendapatkan serum anti-bisa ular di sejumlah rumah sakit di DKI Jakarta (Istockphoto/ Scyther5)
Jakarta, CNN Indonesia -- Meski tak spesifik, namun gigitan ular kobra umumnya dapat diatasi dengan serum anti-bisa ular. Warga DKI Jakarta yang tergigit ular bisa mendapatkan serum di sejumlah rumah sakit yang ditetapkan.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Kristi Watini mengatakan, serum tersebut belum didistribusikan ke layanan kesehatan tingkat puskesmas.

"Serum hanya diberikan pada pasien yang terbukti atau telah tergigit ular berbisa dengan penanganan medis rumah sakit yang bersangkutan," ujar Kristi, Senin (15/12), melansir Antara.


Beberapa rumah sakit, kata Kristi, mematok biaya untuk pemberian serum anti-bisa ular dengan harga yang bervariasi.

"Misalnya saja RSCM yang mematok harga Rp900 ribu dan RS Fatmawati Rp595 ribu. Namun, beberapa menyediakan serum secara gratis, seperti RSPI Sulianti yang menyediakan serum gratis untuk pasien BPJS," kata Kristi.

Berikut daftar RS penyedia serum anti-bisa ular di DKI Jakarta.

1. RSUD Tarakan -- Jalan Kyai Caringin, Cideng, Jakarta Pusat
2. RS dr Suyoto -- Jalan RC Veteran Raya, Bintaro, Jakarta Selatan
3. RSUP Fatmawati -- Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan
4. RSUD Cengkareng -- Jalan Bumi Cengkareng Indah, Cengkareng Timur, Jakarta Barat
5. RSUPN dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) -- Jalan Pangeran Diponegoro, Senen, Jakarta Pusat
6. RSPI Prof dr Suliati Saroso -- Jalan Sunter Permai Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Kristi mengimbau warga agak tak panik saat tergigit ular kobra. Sebagai pertolongan pertama, pasangkan bidai yang dieratkan dengan menggunakan ikatan kain atau perban untuk memperlambat penyebaran racun.

Setelahnya, tangani korban secara medis dengan serum anti-bisa ular.

Bila penderita gigitan ular tiba di rumah sakit dalam keadaan darurat seperti syok akibat racun ular, maka dokter umumnya akan melakukan tindakan resusitasi untuk menyelamatkan nyawa penderita.

[Gambas:Video CNN] (Antara/asr)